Australia Larang Warganya Bepergian ke Lebanon, Keamanan Makin Memburuk!

Yesica Kirana, Jurnalis
Kamis 19 Oktober 2023 17:20 WIB
Byblos, kota kuno di Lebanon yang masih cantik. (Foto: Shutterstock)
Share :

DEPERTEMEN Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengeluarkan travel advice atau imbauan perjalanan ke warga negaranya untuk tidak bepergian ke Lebanon, karena situasi keamanan yang semakin buruk.

Militer Israel kini bukan hanya membumihanguskan Gaza Palestina, tapi juga sudah menyerang Lebanon yang membuat situasi di Timur Tengah semakin memburuk. Sementara 90.000 penduduk Australia adalah keturunan Lebanon.

"Kami telah memperbarui imbauan perjalanan ke Lebanon dan sekarang menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan karena situasi keamanan yang tidak menentu dan risiko situasi keamanan semakin memburuk,” begitu bunyi pernyataan disampaikan dalam website resmi pemerintah Smart Traveller, Kamis (19/10/2023).

 BACA JUGA:

Pemerintah Australia juga memberikan informasi tentang langkah-langkah yang perlu diambil jika ada warganya sedang di Lebanon.

"Jika Anda berada di Lebanon dan ingin pergi, Anda harus berangkat melalui penerbangan komersial pertama yang tersedia segera setelah Anda dapat melakukannya,” tulis pernyataan itu seperti dilansir dari News.com.au.

 

Peringatan tersebut didasarkan pada keadaan politik dan keamanan yang dapat berubah di Lebanon, termasuk kemungkinan terjadinya serangan teror.

Beberapa peristiwa seperti protes dan serangan roket telah terjadi di Lebanon, termasuk di wilayah ibu kota Beirut.

 BACA JUGA:

Militer Israel dan pejuang Hamas yang ingin memerdekakan Palestina dari penjajahan Zionis sekarang masih terlibat perang sengit.

Selain itu pejuang Hizbullah yang menguasai Lebanon selatan kini juga telah berkonfrontasi dengan Israel dan pasukan Zionis membalasnya dengan brutal.

Otoritas Australia menyarankan agar warga mereka tetap berhati-hati dan menghindari perjalanan ke Lebanon, karena situasi keamanan yang sangat tidak stabil di negara tersebut.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya