BANYAK mitos yang berkembang di masyarakat bahwa anak yang mengonsumsi susu soya akan terganggu tumbuh kembangnya. Namun faktanya hal itu tidak benar, susu soya justru aman dikonsumsi oleh anak-anak yang alergi susu sapi.
Hal itu juga disampaikan oleh Dokter Anak Konsultan Alergi Imunologi Prof. Dr. dr Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M. Kes bahwa sudah terbukti dari berbagai penelitian bahwa susu soya tidak akan mengganggu tumbuh kembang anak.
"Kandungan soya berupa isolat protein soya dan sudah disuplementasi dengan berbagai protein esensial. Ada juga kandungan vitamin, mineral, AHA, dan DHA jadi anak yang mengonsumsi soya tidak akan terganggu perkembangan otaknya," ujarnya Prof. Budi kepada media baru-baru ini.
Prof Budi menambahkan dari hasil penelitian tentang konsumsi soya pada anak-anak juga dapat memenuhi nutrisi. Anak-anak dapat tumbuh secara optimal, tidak ada gangguan perkembangan otak, dan tidak ada gangguan reproduksi.
"Keunggulan lainnya, soya itu rasanya lebih enak dibanding susu formula. Karena anak-anak yang mendapatkan susu formula akan menolak karena rasanya gak enak. Jarang anak-anak yang minum soya menolak karena rasa karena rasanya enak," tuturnya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK., menjelaskan isolat protein soya yang telah difortifikasi dengan nutrisi tepat yang tinggi serat maupun dengan kombinasi Zat Besi dan Vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan Zat Besi hingga dua kali lipat.
Tentunya ini bisa menjadi alternatif nutrisi yang aman dan efektif bagi anak yang tidak dapat mengkonsumsi susu sapi serta makanan yang mengandung produk turunannya.
“Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa tumbuh kembang anak-anak yang mengkonsumsi susu pertumbuhan untuk anak di atas satu tahun dengan isolat protein soya sama baiknya dengan anak-anak yang mengkonsumsi susu sapi," tuturnya.
Tak hanya itu, isolat protein soya juga telah difortifikasi dari berbagai nutrisi penting termasuk zat besi, vitamin C, dan serat, sehingga tetap dapat mendukung tumbuh kembang optimal anak yang tidak cocok susu sapi dan memiliki dampak yang sama baiknya dengan yang mengonsumsi susu sapi.
"Terutama, dalam mendukung kesehatan pencernaan dan perkembangan kognitif anak,” ujar dr Juwalita.
(Leonardus Selwyn)