MERDI Sihombing membawa koleksi busana terbaik di Indonesia Now, bagian New York Fashion Week The Shows Spring Summer 23 - 24. Koleksi Ulos kali ini muncul sebagai bintang utama karya Merdi Sihombing.
Jika melihat show di Indonesia Now, NYFW , Koleksi Merdi Sihombing cenderung mengambil warna ulos yang lebih deep sampai cerah. Semua itu berpadu pada desain-desain unik nan classy. Nuansa tribal yang kuat juga menyempurnakan koleksi sang desainer di kancah internasional.
Misalnya saja, ketika seorang model memakai blazer tenun nuansa burgundy, dan kemudian di atas kepalanya terdapat sekitar empat tumpukan tenun yang dilipat segi empat. Ada juga paduan long blazer ulos abu-abu dan kulot pants merah maroon.
Dalam proses pembuatan setiap koleksi busana, Merdi sendiri tak asal memilih kain ulos, melainkan memakai tenun konvensional dengan aneka motif ikat dari beragam jenis ulos. Misalnya saja Mangiring, Tapak Catur, Tum-Tuman, dna Marpisoran.
Uniknya lagi, kain-kain tenun ini tak mengandalkan mesin, tetapi ditenun pakai serat alami, sampai proses pewarnaannya pun alami. Meskipun begitu, warna yang dihasilkan tetap vibrant dan mampu membuat siapapun melirik.
Bahan Hasil Daur Ulang
Merdi memikirkan bentuk setiap material pembuatan koleksi ulosnya ini. Bahkan, Merdi tak ragu menggunakan benang hasil daur ulang sampah plastik di Indonesia sebagai bahan untuk menenun kemeja putih, sehingga nuansa modern street style semakin menonjol
Selain dari segi bahan, aksesoris pelengkap pun digunakan dari hasil daur ulang seperti kaca yang disulap sedemikian rupa menjadi biji gelas, kabel listrik, peniti, hingga memanfaatkan kerang
Bagi Merdi Sihombing, koleksi Ulos memberi pilihan ramah lingkungan, dengan tak meninggalkan inovasi memukau. Demi melahirkan fashion paduan pola ulos tradisional dan street style modern, Merdi sampai melibatkan komunikasi, pelestarian lingkungan serta budaya, maupun praktik konvensional di dalamnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)