KEBAKARAN lahan di Gunung Bromo, Jawa Timur tak mempengaruhi kunjungan wisatawan. Bahkan secara keseluruhan di akhir pekan kemarin, kunjungan wisatawan ke Bromo mengalami kenaikan jika dibandingkan pekan sebelumnya.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Septi Eka Wardhani mengatakan, dalam tiga hari terakhir sejak 1 sampai 3 September 2023 jumlah wisatawan yang masuk ke Bromo sebanyak 4.218 wisatawan baik domestik dan mancanegara atau asing.
Rinciannya, 418 wisatawan pada Jumat 1 September, 1.514 wisatawan pda Sabtu, dan 2.286 wisatawan pada Minggu kemarin.
BACA JUGA:
"Terdiri dari 374 wisatawan nusantara atau domestik di hari Jumat 1 September 2023, kemudian tanggal 2 September-nya ada 1.422 wisatawan domestik, dan 2.263 wisatawan domestik di tanggal 3 September," ucap Septi Eka saat dikonfirmasi, Senin (4/9/2023).
Di sisi lain, adanya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo Semeru ternyata juga tak menyurutkan wisatawan asing (wisman) untuk berkunjung. Data dari pengelola TNBTS, ada total 149 wisatawan asing yang berkunjung, rinciannya 44 wisman di hari Jumat 1 September, 92 orang hari Sabtu 2 September, dan 23 orang di hari Minggu.
Kebakaran di Gunung Bromo (MPI/Avirista)
Jumlah ini secara keseluruhan meningkat dibanding akhir pekan terakhir Agustus 2023. Di mana total ada 3.378 wisatawan yang masuk selama tiga hari terhitung mulai Jumat hingga Minggu 25-27 Agustus.
BACA JUGA:
"Untuk jumlah wisatawan domestik 384 orang di hari Jumat 25 Agustus, 1.000 orang di hari Sabtu, dan Minggunya (27 Agustus) 1.835 orang," tuturnya.
Sementara jumlah wisatawan asing (wisman) selama tiga hari tersebut juga tergolong sama dibandingkan awal September ini yakni 159 orang. Rinciannya untuk tanggal 25 Agustus hari Jumat mencapai 76 orang wisman, 59 wisman di hari Sabtu, dan 24 wisman di hari Minggu.
"Perlu diketahui di TNBTS masih diberlakukan kuota maksimal jumlah pengunjung di angka 2.752 orang per harinya," tukasnya.
Sebagai informasi, kebakaran di TNBTS kembali muncul pada hari Selasa tanggal 29 Agustus 2023 sekitar pukul 23.30 WIB, terdapat titik api di Bantengan, yang ada di sekitar perbatasan resort PTN Wilayah Coban Trisula dan resort PTN Wilayah Ranupani. Api terus menjalar ke beberapa savana di Bukit Teletubbies, Blok Jemplang, hingga kawasan B29, di wilayah Lumajang.
Imbas kebakaran ini, BB-TNBTS sempat menutup bergantian akses masuk ke Gunung Bromo melalui Jemplang, Coban Trisula, Kabupaten Malang dan Senduro, Kabupaten Lumajang. Kini akibat kebakaran di Penanjakan, akses masuk dari Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, juga turut ditutup.
Namun dua akses masuk yang sebelumnya ditutup yakni lewat Malang dan Lumajang, kembali dibuka. Keputusan itu diambil sejak Minggu 3 September 2023 malam pukul 18.00 WIB sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.
BB-TNBTS telah mengeluarkan imbauan kepada para wisatawan agar turut serta mengantisipasi adanya potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, mengingat kondisi kawasan taman nasional tersebut sangat kering.
(Salman Mardira)