Sebelum Merdeka, Indonesia Dikenal dengan Sebutan 8 Nama Ini Guys!

Cita Najma Zenitha, Jurnalis
Kamis 31 Agustus 2023 10:00 WIB
Kota Lama Semarang, banyak bangunan peninggalan pemerintah Hindia Belanda. (Instagram @seputarsemarang)
Share :

REPUBLIK Indonesia resmi berdiri setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Namun, sebelumnya nama Indonesia masih asing terdengar karena wilayah Nusantara punya beberapa sebutan populer zaman itu.

Indonesia yang dikenal setelah 1945 adalah kepulauan yang menyatu dalam negara kesatuan berbentuk republik.

Jauh sebelumnya, tiap-tiap wilayah yang sekarang bernama Indonesia, dikuasai oleh kerajaan-kerajaan. Ada banyak kerajaan di bumi Nusantara dengan beragam corak.

 BACA JUGA:

Nah, berikut 8 nama unik Indonesia sebelum merdeka :

Dwipantara - tahun 78

Sebelum merdeka, Indonesia memiliki nama unik yang berasal dari Sansekerta. Dwipantara merupakan nama unik Indonesia yang populer pada tahun 78 M.

Julukan ini berasal dari dua kata yaitu “dwipa” yang artinya “pulau” dan “antara” yang artinya “luas”. Nama Dwipantara dibawa oleh orang Hindu ketika pertama kali datang ke Indonesia.

 

Peta Indonesia

Nusantara - tahun 1336

Nama Nusantara pertama kali digunakan pada masa pemerintahan Majapahit tahun 1336 M. Terlihat dari Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Gajah Mada. Saat itu Nusantara terkenal sebagai wilayah penghasil rempah-rempah dunia.

 BACA JUGA:

Hindia - tahun 1497

Setelah kedatangan Eropa tahun 1497, Nusantara berganti nama menjadi Hindia. Nama ini diberikan oleh Vasco Da Gama penjelajah asal Potugis yang dayang ke Indonesia pada abad ke-15.

Pemberian nama ini sesuai dengan letak geografis Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Hindia Belanda - tahun 1596

Belanda datang dan menjajah Hindia pada tahun 1596. Selama menjajah, bangsa kolonial menambahkan nama Belanda untuk memberikan penekanan bahwa Hindia merupakan negara jajahan Belanda.

Insulinde - tahun 1860

Penulis Belanda, Edward Douwes Dekker, mengusulkan mengganti nama Hindia Belanda menjadi Insulinde. Pasalnya nama Hindia Belanda menggambarkan citra negatif Belanda yang sedang menjajah Hindia. Penggantian nama bertujuan supaya penyebutan negara lebih enak didengar.

Kepulauan Melayu - tahun 1869

Nama unik Indonesia selanjutnya adalah Kepulauan Melayu. Tidak banyak orang tahu nama yang diberikan oleh penjelajah asal Inggris, Alfred Russel Wallace. Nama tersebut memiliki makna karena Indonesia berada di lautan Melayu.

 

To-Indo - tahun 1942

Penjajah Jepang juga sempat memberikan nama unik Indonesia yaitu To-Indo tahun 1942. To-Indo dalam bahasa Jepang artinya negara yang berada di Hindia Timur. Jepang menggunakan nama tersebut secara resmi selama menjajah Indonesia.

Indonesia - tahun 1945

Meski sudah beberapa kali berganti nama, bangsa Indonesia tetap memilih memiliki sendiri. Setelah merdeka tahun 1945, masyarakat memperjuangkan nama Indonesia sebagai nama negara resmi.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya