Anak-anak Muda Korea Darurat Asam Urat, Apa Penyebabnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2023 08:39 WIB
Generasi muda Korea Selatan darurat asam urat, (Foto: Reuters/ Kim Hong Ji)
Share :

GENERASI muda Korea Selatan dilaporkan banyak terdiagnosis asam urat. Peningkatan jumlah kasus asam urat terjadi di kelompok usia 20-an dan 30-an.

Merujuk pada data dari perusahaan asuransi kesehatan, menunjukkan bahwa jumlah pasien asam urat di Korea Selatan meningkat hingga dua kali lipat dari 260.000 di tahun 2012 menjadi 492.000 pada tahun 2021.

"Jumlah pasien berusia 20-an dan 30-an meningkat sebesar 44 persen dari 87.000 pada tahun 2017 melonjak menjadi 124.000 pada 2021," bunyi laporan kantor berita Korea Selatan, Naver, dikutip Senin (28/8/2023).

Terkenal dengan imej sebagai salah satu negara dengan penduduknya yang sehat, lantas apa penyebab generasi muda di Korea Selatan banyak mengidap asam urat? Ternyata, secara khusus disebutkan lebih lanjut, peningkatan asupan 'delivery food' makanan berlemak selama masa pandemi Covid-19 memberi dampak signifikan pada peningkatan jumlah pasien asam urat di usia muda.

 BACA JUGA:

"Makin banyaknya pasien asam urat di Korea Selatan disebabkan oleh peningkatan asupan daging berlemak, dan seringnya minum alkohol," jelas laporan tersebut.

Delivery food yang berminyak menurut peneliti, berperan dalam peningkatan kadar purin dalam tubuh yang memicu asam urat.

Contohnya, hidangan ayam goreng mengandung purin tinggi dan ini jadi salah satu menu daging yang banyak dimakan generasi muda Korea Selatan saat ini.

"Ayam mengandung purin tinggi dan ini dapat memperburuk gejala asam urat," ungkap laporan tersebut.

Purin sendiri merupakan sejenis protein yang ada di daging, yang mana bila purin tidak dimetabolisme dengan baik di dalam tubuh dan tertinggal sebagai residu, inilah yang akan berubah menjadi asam urat.

Dokter Oh Yoon-jeong, ahli reumatologi di Rumah Sakit H+ Yangji mengatakan meski bagian tubuh yang paling sering jadi tempat munculnya gejala asam urat jempol kaki, tapi nyeri peradangan juga bisa muncul di sendi siku dan lutut.

Ia menyarankan pada pasien asam urat untuk meningkatkan ekskresi, dengan minum cukup air untuk menurunkan konsentrasi purin dalam tubuh. Selain itu, dianjurkan juga sering-sering mengonsumsi makanan dengan kadar purin rendah, seperti sayur mayur, susu, dan tahu.

"Jika memungkinkan, sebaiknya hindari semua jenis alkohol, dan makanan seperti daechang dan gopchang," saran dr Yoon-jeong.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya