5 Larangan Ini Wajib Dihindari saat Mendaki Gunung Semeru, Jangan Coba-Coba Melanggar!

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Senin 14 Agustus 2023 12:00 WIB
Pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur. Ada 5 larangan yang wajib dihindari saat mendaki Semeru. (Foto: Dok Okezone.com)
Share :

SETIDAKNYA ada 5 larangan yang wajib dihindari saat mendaki Gunung Semeru di Jawa Timur. Pendaki sebaiknya jangan coba-coba melanggar pantangan yang jadi aturan baku pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

Semeru dengan puncak Mahameru dijuluki sebagai Atap Pulau Jawa memang salah satu destinasi favorit para pendaki. Keindahan alam gunung ini sungguh menawan.

Biasanya, sepanjang musim kemarau atau sekitar Mei hingga Juli Gunung Semeru dipadati para pendaki. Pasalnya, di bulan-bulan tersebut cuaca di wilayah Semeru sedang bagus-bagusnya dan sangat cocok untuk mendaki.

 BACA JUGA:

Nah, bagi Anda yang berencana akan ke Mahameru, berikut 5 larangan yang wajib dihindari saat mendaki Gunung Semeru yang Okezone rangkum dari laman Booking Pendakian Semeru.

Wajib registrasi

Sebagai pendaki yang taat aturan, maka sudah sepatutnya Anda melakukan registrasi sebelum memulai pendakian. Pihak Taman Nasional Bromo Tenggger Semeru (TNBTS) melarang keras para pendaki yang mendaki tanpa izin.

 

Ranu Kumbolo di kaki Gunung Semeru (Dok Okezone.com)

Adapun peraturan di mana pendakian hanya bisa dilakukan dalam kelompok kecil antara 4-7 orang dengan 1 orang menjadi penanggungjawab kelompok.

 BACA JUGA:

Dilarang mendaki lebih dari 3 hari

TNBTS juga menetapkan batasan lama pendakian yakni maksimal 3 hari dua malam. Selain itu, batas akhir pendakian yang diizinkan hanya sampai di Kalimati saja. Selebihnya jika Anda memaksakan perjalanan melebihi Kalimati maka pihak TNBTS tidak akan bertanggungjawab.

Dilarang membawa drone

 

Pemandangan Gunung Semeru memang sangatlah indah dan siapa saja yang datang tentu ingin mengabadikan lukisan Tuhan tersebut ke dalam foto maupun video.

Namun, perlu diingat TNBTS melarang pendaki mengabadikan keindahan Mahameru menggunakan drone.

Peralatan drone bisa dibawa hanya untuk kegiatan penelitian, riset, SAR, dan harus dengan surat izin khusus dari kantor Balai Besar TNBTS. Jika melanggar maka akan dikenakan sanksi.

 

Pendaki Gunung Semeru

Kendati demikian, Anda masih bisa mendokumentasikan momen dengan kamera ponsel atau sejenisnya.

Dilarang meninggalkan sampah

TNBTS juga melarang keras para pendaki yang meninggalkan sampah di atas gunung. Sampah-sampah bekas makanan dan lain-lain yang telah digunakan selama pendakian wajib dikumpulkan ke dalam kantong kresek (trash bag) yang nantinya ikut dibawa turun ke basecamp.

Dilarang mengganggu ekosistem

 

Saat mendaki ke Gunung Semeru, Anda juga tidak diperbolehkan mengganggu ekosistem sekitar. Seperti mengambil, memetik, atau memotong tumbuh-tumbuhan/pohon. Selain itu Anda juga tak diperbolehkan memburu, melukai, atau menangkap satwa liar yang berada di kawasan tersebut.

 

Tak hanya itu saja, Anda juga dilarang untuk berenang atau mandi di Danau Ranu Kumbolo. Selain dapat menganggu ekosistemnya, air dari danau Ranu Kumbolo kerap digunakan para pendaki untuk minum. Jadi terkesan tidak etis jika Anda mandi atau berenang di dalamnya.

Demikian 5 larangan yang wajib dihindari saat mendaki Gunung Semeru.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya