Presiden Jokowi Sarankan Pindah ke IKN untuk Kurangi Polusi, IDI Buka Suara

Syifa Fauziah, Jurnalis
Selasa 08 Agustus 2023 17:12 WIB
Presiden Jokowi bahas polusi udara. (Foto: Biro pers kepresidenan)
Share :

POLUSI udara yang tinggi di Indonesia khususnya di Jakarta akhir-akhir ini ikut disoroti oleh Presiden Jokowi. Dia pun memberi solusi agar polusi udara di Jakarta dapat teratasi yakni dengan menggeser Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Jokowi, dengan pindah ke IKN dapat mengurangi beban polusi udara di Jakarta.

 

Di sisi lain, Ikatan Dokter Indonesia memberi tanggapan terkait tanggapan Jokowi memberi solusi untuk mengurangi polusi udara di Jakarta. Ketua Bidang Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI Prof DR Dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) menjelaskan, polusi udara bukan hanya terjadi di Jakarta saja, tapi juga di kota-kota besar lainnya seperti Palembang, Medan, Bandung, dan Surabaya.

 BACA JUGA:

"Artinya pencegahan untuk pemindahan ibu kota hanya menyelesaikan masalah di Jakarta. Jadi harus diperhatikan lebih holistik dari sisi mengurangi polusi," tutur Prof Agus dalam Media Briefing PB IDI: Potensi Penyakit Akibat Polusi Udara, Selasa (8/8/2023).

 BACA JUGA:

Prof Agus menyadari bahwa Ibu Kota Nusantara atau IKN ini memiliki konsep ramah lingkungan yang sudah memiliki perhitungan kadar kualitas udara yang jauh lebih bagus. Namun menurutnya penyelesaian itu hanya di kota Jakarta saja tidak menyelesaikan permasalahan di kota lain.

"Jadi harus dipikirkan lagi cara penyelesaiannya," ucapnya.

Sementara itu, Prof Agus menjelaskan mengenai solusi untuk masalah polusi dari sisi keilmuan. Dari sisi konsep, pencegahan dampak kesehatan pada penyakit yang berkaitan dengan lingkungan ada aspek pencegahan primer, sekunder, dan tersier.

"Primer itu gimana mencegah agar tidak sakit, sekunder itu deteksi dini harus tahu gejalanya dan kalau muncul harus dibawa ke rumah sakit, terus juga check up secara berkala, dan yang ketiga tersier ini gimana mencegah orang-orang yang sudah terpapar tidak tambah parah," paparnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya