Kenapa Rabies Disebut Penyakit Anjing Gila?

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Kamis 22 Juni 2023 08:16 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

KENAPA rabies disebut penyakit anjing gila menjadi pertanyaan banyak orang. Pasalnya ada video yang memperlihatkan seorang anak berusia 5 tahun meninggal karena terkena rabies.

Dalam video itu, anak perempuan tersebut tampak kejang-kejang dan ketakutan. Diketahui sebelumya anak tersebut sempat digigit oleh anjing peliharaannya.

Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis berbahaya yang menular dari hewan ke manusia. Penyakit ini juga sering disebut sebagai penyakit anjing gila. Lantas, kenapa rabies disebut penyakit anjing gila.

Dilansir dari laman WHO, rabies disebut sebagai penyakit anjing gila karena sebanyak 99% kasus penularan virus rabies ke manusia dilakukan oleh anjing. Anak-anak berusia 5-14 tahun sering menjadi korban penyakit rabies.

Meski demikian, rabies ternyata tidak hanya menginveksi anjing saja, namun juga dapat menginfeksi hewan peliharaan dan hewan liar lainnya seperti kelelawar, kucing, dan juga kera.

Penyakit rabies merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh Lyssavirus. Rabies dapat menyerang saraf pusat dan penularannya dari hewan ke manusia bisa melalui gigitan, cakaran, atau kontak langsung dengan mukosa (seperti mata, mulut, atau luka yang terbuka).

Masa inkubasi virus rabies berkiasar antara 4-12 minggu. Setelah masa inkubasi berakhir, seseorang yang tertular virus rabies akan mengalami gejala mirip penyakit flu, seperti:

-Demam

-Otot lemah

-Kesemutan

-Area bekas gigitan terasa terbakar

-Nyeri kepala

-Mual dan muntah

-Gelisah

-Bingung atau merasa terancam tanpa sebab

-hiperaktif

-halusinasi

-Insomnia

-Sulit menelan

-Produksi air liur berlebih

Gejala penyakit rabies yang telah menginfeksi manusia pun akan berkembang secara bertahap. Mulanya seperti gejala flu, lalu akan berkembang menjadi gangguan neurologis parah.

Karena itulah, penting untuk melakukan tindakan pencegahan kepada diri sendiri dan juga hewan peliharaan sebelum terkena virus rabies. Dilansir dari yankes.kemenkes.go.id, berikut beberapa cara pencegahannya:

-Memberikan vaksin rabies kepada anjing peliharaan. Cara ini bisa dilakukan sejak anjing masih anak-anak.

-Mendapatkan vaksin rabies untuk diri sendiri

-Menjaga kontak diri sendiri maupun hewan peliharaan dengan hewan yang berpotensi memiliki virus rabies

-Lapor ke petugas kesehatan jika ada orang atau hewan yang terindikasi terkena rabies

Demikian pembahasan mengenai kenapa rabies disebut penyakit anjing gila?.

(RIN)

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya