ADA 7 artefak yang ditemukan secara tidak sengaja. Setelah diteliti, artefak-artefak tersebut ternyata punya nilai sejarah yang tinggi.
Artefak jadi salah satu bukti sejarah peradaban manusia dan kehidupan leluhur. Banyak peneliti mencoba mencari tahu peninggalan para leluhur dengan cara menggali tanah dan menemukan artefak.
Namun, dalam beberapa kasus justru orang-orang secara tidak sengaja menemukan artefak-artefak berseajrah.
BACA JUGA:
Nah, berikut 7 artefak bersejarah yang ditemukan secara tidak sengaja.
Mumi Otzi
Sebuah mumi yang diberi nama Otzi ini ditemukan oleh sepasang pendaki asal Jerman pada September 1991. Kala itu Erika dan Helmut Simon tengah melakukan hiking ke Alpen Otztal. Tiba-tiba mereka menemukan sebuah jasad yang telah berwarna kecoklatan.
Awalnya, mereka berdua menganggap jika jasad tersebut adalah seorang pendaki yang baru meninggal. Setelah itu, jasad tersebut diselamatkan dan dibawa ke tenaga medis dan arkeolog.
Ilustrasi mumi
Setelah diteliti, rupanya jasad berwarna kecoklatan itu telah berusia lebih dari 5.000 tahun, atau hidup pada abad ke 4 SM. Karena ditemukan di pegunungan Alpen Otztal, maka mumi ini dinamai Otzi. Otzi juga dinobatkan sebagai mumi tertua di Bumi.
BACA JUGA:
Anda bisa melihat mumi Otzi yang kini tersimpan di South Tyrol Museum of Archaeology.
Patung Venus de Milo
Patung Dewi Cinta Aphrodite ini kabarnya telah ada sejak abad ke 2 SM. Pembuatnya adalah seorang seniman legendaris dari Yunani Kuno bernama Leksandros dari Antiokhia.
Sayangnya, patung tersebut tak pernah terlihat lagi hingga pada tahun 1820 ada seorang petani Pulau Milos yang tak sengaja menemukan patung ini. Patung Venus de Milo ini ditemukan petani saat ia tengah menggali batu dari reruntuhan bangunan kuno.
Patung tersebut kemudian dibawa tentara angkatan laut Perancis untuk Raja Louis XVIII, lalu disumbangkan ke Museum Louvre hingga kini.
Temuan kapal Uluburun
Seorang pencari karang asal Turki, Mehmed Cakir, pada 1982 berlayar ke pesisir Uluburun. Secara tak sengaja ia menemukan sebuah bongkahan kapal di kedalaman 50m.
Para peneliti meyakini jika kapal tersebut sudah ada sejak abad ke 14 SM. Setelah dilakukan penelitian selama 10 tahun, para arkeolog menemukan kotak harga dari masa perunggu akhir, perhiasan dengan nama Ratu Nefertiti, persenjataan, hingga sisa makanan.
Gua Lascaux
Gua Lascaux pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh Marcel Ravidat pada September 1940 di dekat Montignac, Prancis. Kala itu anjing Marcel terjatuh ke dalam lubang. Setelah menyelamatkan anjingnya, Marcel dan beberapa temannya kembali ke lubang yang ternyata merupakan sebuah terowongan sepanjang 15m.
Disana terdapat 600 ukiran dan gambar hewan. Tak lama kabar itu terdengar oleh arkeolog asal Prancis. Konon gua tersebut sudah ada sejak 17.000 tahun yang lalu.
Sayangnya, gua ini ditutup untuk wisatawan pada 1963. Di tahun 1979 Gua Lascaux dinobatkan UNESCO sebagai warisan prasejarah.
Patung pasukan Qin
pada Maret 1974 seorang petani asal China tak sengaja menemukan ribuan patung tentara detail yang nyata di dekat kuburan Qin Shin Huang. Setelah melakukan penggalian lebih dalam, ditemukan lebih dari 8.000 patung tentara, kereta kuda, dan pasukan berkuda.
Arkeolog menjelaskan jika patung-patung tersebut dibuat pada abad ke 3 SM untuk menemani kasian Qin di alam kubur. Patung tersebut kini disebut sebagai Tentara Terakota dan dinobatkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.
Batu Rosetta
Batu Rosetta ditemukan secara tidak sengaja oleh Letnan Pierre-Francois Bouchard pada 1799. Setelah diteliti, di permukaan batu tersebut tertulis tiga bahasa, Yunani, Mesir Kuno, dan Hieroglif. Batu Rosetta rupanya berisi dekrit yang ditulis oleh Ptolemaio V Epifanis.
Gulungan Laut Mati
Gulungan Laut Mati ditemukan oleh sekelompom pemuda yang tengah menggembalakan domba di Gua Qumran, Gurun Tudea pada 1947. Dalam gulungan tersebut terdapat tulisan dengan bahasa Yahudi dan Aram. Setelah diteliti rupanya gulungan tersebut berisi perjanjian lama dalam Alkitab.
(Salman Mardira)