SEORANG gadis 10 tahun bernama Shunghla Mashwani berhasil bertahan hidup sendirian di pegunungan yang sangat dingin, setelah tersesat dan berpisah dengan keluarganya. Ia akhirnya diselamatkan oleh SAR.
Shunghla yang berasal dari Afghanistan berkunjung bersama keluarganya ke lembah berbatu Cle Elum, Pegunungan Cascade, Washington, Amerika Serikat, pada Minggu 10 Juni 2023.
Shunghla kemudian terpisah dari kelompoknya dan tersesat. Dia bertahan hidup selama 24 jam, sebelum ditemukan keesokan harinya oleh tim yang melakukan pencarian besar-besaran.
BACA JUGA:
Melansir dari CNN, Jumat (16/6/2023), peristiwa tersebut terjadi ketika mereka menyeberangi jembatan di sungai Cle Elum untuk makan siang di dekat Cathedral Pass Trailhead.
Meskipun kondisi pegunungan yang menantang, Shunghla dan keluarganya menyukai petualangan di daerah pedalaman karena itu mengingatkan mereka pada rumahnya di Afghanistan.
Menurut kantor keamanan setempat, Shunghla memberi tahu keluarga dan tim penyelamat bahwa tiba-tiba ia terpisah dan berada sendirian ketika keluarganya kembali ke arah jembatan penyeberangan dan tidak dapat menemukan jembatan tersebut sendiri.
Setelah menyadari bahwa Shunghla tidak ikut menyeberangi jembatan bersama mereka, sekitar 20 orang dewasa dari kelompok tersebut kembali dan memulai upaya pencarian, seperti yang diungkapkan oleh petugas keamanan setempat.
BACA JUGA:
Daerah tersebut tidak memiliki sinyal seluler, dan keluarga tersebut telah mencari Shunghla selama sekitar dua jam ketika seorang pejalan kaki dengan baik hati menawarkan untuk menelepon polisi menggunakan telepon satelit di sebuah kabin terdekat pada sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Sejumlah deputi, tim pencarian sukarela, dan personel dari lembaga penegak hukum terdekat segera dikerahkan ke area tersebut. Untuk membantu dalam upaya pencarian Shunghla, mereka menggunakan drone, helikopter, dan anjing pelacak.
Petugas keamanan meminta ayah Shunghla untuk merekam pesan yang menguatkan dalam bahasa asli mereka untuk dibagikan ke seluruh area pencarian.
"Area pencarian tersebut sangat curam, terjal, dan terpencil, dengan hutan lebat dan semak belukar yang dilintasi oleh Sungai Cle Elum yang berarus deras," kata juru bicara Sheriff setempat.
Shunghla ditemukan oleh dua relawan SAR pada Senin 11 Juni 2023 sekitar pukul 15.00 dalam kondisi baik, meski ada luka-luka kecil di tubuhnya. Lokasi penemuannya sekitar 2,4 kilometer di sebelah selatan lokasi terakhir kali ia terlihat.
"Saya mencoba tidur di malam hari, dan ketika saya bangun pagi-pagi sekali, saya berharap bisa menemukan ayah dan ibu saya di hutan," kata Shunghla menceritakan pengalaman bertahan hidup di hutan.
Shunghla turun melalui hutan yang lebat dan menghabiskan malam yang dingin di antara pepohonan. Dia menyadari bahwa mengikuti aliran sungai adalah langkah yang tepat.
“Keberhasilannya membuktikan bahwa dia adalah seorang gadis berusia 10 tahun yang luar biasa cerdas dan tangguh," ungkap kantor keamanan.
Tim penyelamat memasukkan Shunghla ke dalam perahu penyelamat yang dan menyeberanginya melintasi sungai untuk dipertemukan dengan ayahnya.
(Salman Mardira)