Inilah 3 Hewan di Dunia yang Tidak Akan Pernah Tua, Kok Bisa?

Cahyo Yulianto, Jurnalis
Senin 05 Juni 2023 19:30 WIB
Ubur-ubur transparan atau Turritopsis Dohrnii (Foto: Geekyup)
Share :

ALAM lliar masih menyimpan berbagai keunikan yang masih belum banyak diketahui oleh khalayak umum.

Mengutip laman Our World in Data, setidaknya hingga Desember 2022, ada total 2,16 juta spesies hewan di seluruh dunia.

Data ini sudah mencakup seluruh jenis serangga, burung, moluska, ikan, mamalia dan sebagainya.

Namun tahukah Anda, dari 2,16 juta spesies yang ada di dunia, ada beberapa jenis hewan yang tidak pernah tua lho!.

Dilansir dari Australian Academy of Science, penuaan merupakan penurunan fungsi normal secara bertahap. Pada tingkat sel, penuaan berarti sel telah berhenti untuk membelah sebelum akhirnya mati.

Penuaan berlaku untuk seluruh makhluk hidup. Lantas bagaimana bisa ada hewan yang tidak pernah tua?

Hydra (Foto: Ist)

Seperti diwartakan Gizmodo, terdapat sebuah studi yang menjelaskan jika tidak semua spesies memiliki pola penurunan fungsi yang sama. Bahkan beberapa spesies memiliki daur hidup yang terbalik.

Berikut ketiga hewan yang tidak pernah tua sebagaimana Okezone kutip dari laman Australian Academy of Science.

1. Hydra

Hydra merupakan hewan berbentuk tabung dengan mulut bercincin tentakel di salah satu ujungnya dan kaki perekat di ujung yang lainnya. Hydra juga memiliki kemampuan untuk tidak mengalami penuaan.

Sel-sel induk Hydra memiliki kapasitas regenerasi yang tidak terbatas. Hal itu dapat terjadi berkat sebuah gen bernama gen FoxO.

Pada induk Hydra, gen FoxO ini terus meluap. Ketika para peneliti mencoba untuk menghentikan ekspresi gen ini, Hydra mulai menua dan tidak beregenerasi lagi.

2. Ubur-ubur Turritopsis Dohrnii

Ubur-ubur Turritopsis dohrnii merupakan hewan kecil transparan yang tersebar di seluruh dunia.

Dalam siklus hidupnya, ubur-ubur memiliki beberapa fase yang secara berurutan disebut telur, planula, polip, bersatu menjadi koloni, berpisah menjadi ephyra (ubur-ubur kecil), dan medusa.

Ubur-ubur Turritopsis dohrnii memiliki kemampuan dimana saat menghadapi tekanan lingkungan seperti kelaparan, stress, atau cedera, Ubur-ubur ini dapat kembali ke menjadi gumpalan hingga menjadi polip kembali.

Dengan kata lain, ubur-ubur ini memiliki kemampuan untuk berpindah-pindah siklus kehidupan sebagai respons lingkungan yang membuatnya tidak merasakan menjadi tua.

3. Lobster

Sebagian besar orang hanya mengetahui jika lobster adalah hewan yang sangat nikmat untuk dikonsumsi.

Namun di samping itu, lobster merupakan hewan yang tidak mengalami penuaan berkat kemampuan memperbaiki DNA nya yang tidak terbatas.

Lobster (Foto: Unsplash)

Biasanya, pada proses penyalinan DNA dan pembelahan sel, tutup ujung kromosom (telomere) perlahan akan memendek. Disaat telomere ini terlalu pendek, maka sel akan mulai memasuki proses penuaan.

Namun hal tersebut tidak terjadi pada lobster berkat adanya enzim telomerase yang tidak pernah habis. Telomerase ini berfungsi untuk meregenerasi telomere. Dengan adanya enzim telomerase di seluruh selnya, lobster akan dapat mempertahankan DNA awet mudanya tanpa batas. Luar biasa bukan?

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya