Tragis! Kepala Bayi Putus Saat Dilahirkan di Rumah Sakit

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 15 Mei 2023 13:53 WIB
Kepala bayi putus (Foto: Diji world)
Share :

MENYEDIHKAN, kabar duka menyelimuti pasangan Ranielly Coelho Santos dan Victor da Silva asal Brasil. Mereka harus merelakan bayi perempuannya meninggal mengenaskan.

Ya, bayi pasangan itu diduga terputus kepalanya saat dilahirkan. Kondisi leher menjadi bukti kuat adanya tindakan mengerikan yang dilakukan dokter dan tenaga kesehatan yang membantu proses persalinan.

 

Menurut laporan Daily Star, ibu dari bayi nahas itu datang ke Hospital das Clínicas da Belo Horizonte, Brasil, pada 1 Mei. Ranielly dibawa ke rumah sakit karena alasan tekanan darah tinggi.

Usia janin kala itu masih 7 bulan dan tim dokter memutuskan untuk mempercepat persalinan jabang bayi. Terlebih, bayi di dalam kandungan didiagnosis memiliki masalah paru-paru.

Di satu sisi, Ranielly cukup yakin bayinya sehat, karena jantungnya berdetak normal. Sampai akhirnya keputusan dokter bulat bahwa bayi harus dilahirkan demi menyelamatkan nyawa ibunya.

Victor, suami Ranielly tak punya pilihan, akhirnya setuju dan dia melihat proses persalinan terjadi. Ada yang janggal, pikir Victor, sebab dokter menekan perut istrinya dengan sangat kuat, seraya meminta Ranielly terus mengejan dengan kuat.

Kekuatan Ranielly habis. Tim dokter pun melakukan upaya emergensi dengan menyuntikkan anestesi umum yang mana itu membuat Ranielly pingsan tak sadarkan diri. Bayi berhasil dilahirkan, namun sayang diduga dalam kondisi tak bernyawa.

Sementara itu, ibu Ranielly yang ikut ke rumah sakit cukup yakin bahwa cucunya itu bernyawa ketika dilahirkan, tapi setelah dibawa ke ruangan lain, dilaporkan meninggal dunia.

Parahnya, ibu Ranielly melihat ada bekas luka di leher cucunya yang membuatnya yakin kalau dokter dan timnya terpaksa memutus kepala bayi malang tersebut. Bukan tanpa alasan tuduhan itu muncul.

"Ibu saya melihat semua proses persalinan. Dia sempat membuka pakaian bayi saya dan melihat bekas jahitan di leher. Bekas lukanya banyak sekali di leher," cerita Ranielly, dikutip MNC Portal dari Daily Star, Senin (15/5/2023).

 BACA JUGA:

"Tapi, ketika ibu saya coba membuka seluruh pakaian cucunya, tim nakes menghentikannya," lanjutnya. Dan dari peristiwa itu lah keluarga ini cukup yakin ada yang ditutup-tutupi dari pihak rumah sakit.

 BACA JUGA:

Ada kejanggalan dalam peristiwa ini

Dijelaskan Pengacara Jennifer Valente bahwa apa yang dialami keluarga ini sangat menyedihkan dan perlu diikuti untuk mendapatkan keadilan. Apa yang terjadi pada Ranielly bahwa tangannya diikat saat bersalin adalah suatu bukti tindak kesalahan.

"Kejadian ini sangat keterlaluan, di luar batas medis yang seharusnya. Tangan sang ibu diikat kuat saat bersalin, banyak luka memar juga di tubuhnya. Tindakan tersebut membuat nyawa bayi hilang dan hampir saja nyawa ibunya pun hilang," kata Valente.

Sementara itu, pihak rumah sakit sejatinya siap menanggung biaya pemakaman bayi malang itu asal dengan satu syarat bahwa orangtua tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Baik Ranielly dan Victor menolak tawaran rumah sakit.

"Sekalipun apa yang kami lakukan saat ini gak membawa pulang bayi kami ke rumah, tapi kami berjuang demi keluarga lain di luar sana supaya tidak mengalami kejadian seperti yang kami rasakan," tegas Ranielly.

"Saya diperlakukan seperti binatang, tidak ada yang menghormati saya. Sangat menyedihkan," tambahnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya