Tinjau Kesiapan KTT ASEAN 2023, Sandiaga Uno: Momentum Bangkitkan Ekonomi Labuan Bajo

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 10 Mei 2023 05:32 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, penyelenggaraan KTT ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo akan memberikan dampak pada masyarakat. Khususnya dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Setibanya di Labuan Bajo Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 9 Mei 2023, Sandiaga langsung meninjau Bandar Udara Internasional Komodo dan Tourist Information Center yang disiapkan untuk menyambut para delegasi dari 9 negara KTT ASEAN yang hadir.

"Kami di Kemenparekraf menyampaikan untuk KTT ASEAN 2023, mulai dari penyambutan dan juga rangkaian acara semua sudah siap. Kita memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia ini akan berlangsung lancar," kata Sandi dalam keterangan resminya.

Ia mengatakan, saat ini mata masyarakat ASEAN dan dunia akan tertuju ke Indonesia khususnya Labuan Bajo. Keterlibatan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan juga faktor-faktor keberlanjutan jadi salah satu harus yang diperhatikan.

Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

Lebih lanjut, kata Sandiaga, hal ini akan menjadi tolok ukur dari kesuksesan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN 2023.

"Setelah kita sukses menyelenggarakan KTT G20, saya melihat banyak sekali UMKM yang terlibat seperti saat side event pesta rakyat yang dilaksanakan pada (hari) Minggu lalu, 70 UMKM dan 6.000 pengunjung hadir. Juga mobil-mobil listrik hadir di sini sebagai bentuk bagian dari green destination," terangnya.

Dirinya memprediksi, tren pariwisata setelah penyelenggaraan KTT ASEAN di Labuan Bajo akan positif. Kawasan tersebut nantinya akan menjadi destinasi yang diminati.

Sandiaga bilang, pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, serta rantai pasok dari kebutuhan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu menambahkan, sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas, Labuan Bajo memiliki daya tarik wisata unggulan.

Di antaranya, para wisatawan bisa menikmati Labuan Bajo dengan Live on Board (LOB) yang diinisiasi dan dirintis oleh para pelaku parekraf di Indonesia.

Maka hal ini menunjukkan sisi terbaik dari pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, selain juga keberadaan Komodo sebagai daya tarik utama.

"Kalau dulu yang dijual resort dan hotel yang megah, sekarang dengan konsep personalize, customize, localize, dan smaller in size, phinisi-phinisi ini harus menjadi unggulan dan memberikan dampak bagi geliat ekonomi masyarakat dan menambah kesejahteraan masyarakat Labuan Bajo," terang dia.

Sandi berharap, target dari total kunjungan sesuai dengan kapasitas Bandara Internasional Komodo 1,1 juta bisa tercapai. Namun tetap harus diperhatikan adalah dampak dari ekonomi lokal, kepada lapangan kerja masyarakat.

"UMKM setempat ini yang harus kita utamakan dan harus kita perkuat," tandasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya