BAGI traveler pengguna moda transportasi pesawat, ada baiknya memotret koper bawaan Anda sebelum melakukan check-in.
Pasalnya, masih banyak kesalahan yang kerap dilakukan traveler saat check-in koper yang kemudian menyebabkan barang bawaan mereka hilang.
Tentunya ada alasan mengapa koper sebaiknya difoto sebelum check-in. Hal ini tentunya untuk menghindari kehilangan barang-barang atau mempercepat proses mendapatkannya kembali.
Mengutip laman Travel and Leisure, alasan mengapa koper sebaiknya difoto sebelum check-in juga bisa membantu wisatawan untuk menjaga barang bawaan agar lebih aman setelah melakukan check-in.
Langkah ini akan sangat berguna jika barang bawaan Anda hilang setelah disimpan, check-in. Anda direkomendasikan mengambil foto bagasi Anda dari empat sudut berbeda, dan isinya di ponsel Anda sebelum setiap penerbangan.
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Jika tas hilang, penumpang harus memberikan deskripsi seperti apa bagasinya dan apa saja isi di dalam tasnya tersebut. Terkait hal itu, banyak kasus yang sama terjadi.
Ketika memiliki foto barang-barang tas bawaan Anda, akan mempermudah dan membantu otoritas bandara mempersempit ruang lingkup pencarian mereka.
Beberapa maskapai penerbangan atau bandara akan meminta foto jika ada koper yang hilang, jadi sebaiknya Anda sebagai penumpang harus bersiap.
Selain itu, langkah ini juga berguna saat Anda ingin klaim bagasi yang hilang. Pasalnya, maskapai penerbangan mungkin memerlukan kuitansi atau bukti lain untuk barang berharga yang ada di dalam koper yang hilang.
Bahkan, grup advokat penumpang AirHelp juga menyarankan untuk tidak hanya mengambil gambar bagasi dan barang bawaan Anda, namun juga termasuk barang berharga, dan foto label tas Anda sebelum dibawa saat check-in.
Hal ini akan membantu staf maskapai melacak di mana tas Anda mungkin berada - di pesawat yang salah, tertinggal di bandara keberangkatan, atau di antara keduanya.
Menempatkan alat pelacak di tas bawaan Anda akan membantu lebih dari sekadar hanya mengambil foto tas saja.
Alat pelacak, seperti AirTags akan membantu menentukan dengan tepat lokasi tas penumpang yang kemudian dapat diberikan kepada anggota staf bandara.
Sebab, produsen bagasi sekarang mendorong penumpang mereka untuk menggunakan alat pelacak.
Samsara Luggage misalnya, ia menawarkan kantong kecil untuk AirTag di beberapa tas Anda. Sebuah tag tas ber-code akan diberikan oleh maskapai setelah bagasi penumpang diperiksa.
Tag ini membantu mengidentifikasi bagasi yang hilang, jadi penumpang harus menjaga label di sisi mereka sampai mendapat tasnya kembali.
(Rizka Diputra)