Begini Cara Mengobati Luka Agar Cepat Sembuh!

Kevi Laras, Jurnalis
Jum'at 14 April 2023 12:53 WIB
Luka (Foto: Medical news today)
Share :

JATUH atau mengalami luka tanpa disengaja umum dialami siapapun, tanpa disadari kita suka mengabaikan yang namanya kebersihan. Ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi sebuah luka jadi lama sembuh dan berbekas.

Hal ini disampaikan oleh Dr Ugi Sugiri, Sp.EM, Dokter Spesialis Darurat Medik. Ia menyebutkan, agar bisa mempercepat pemulihan luka dan meminimalisir bekasnya maka harus ada beberapa hal harus dilakukan.

 

Saat seseorang terjatuh, terang Dokter Ugi, ia menyarankan segera membersihkan luka. Pembersihan luka dengan air mengalir, bukan air dingin tapi air biasa. Kemudian, bisa dilanjutkan dengan memberikan obat antiseptik, atau alkohol.

"Pertama adalah membersihkan kotoran berupa pasir, darah atau lainnya. Kemudian luka diberikan antiseptik, disarankan memilih yang ada kandungan povidone lodine agar cepat mengatasi kuman dan anti inflamasi," jelas Dr Ugi dalam Press Conference Sedia Persiapan Mudik dengan Betadine.

Lebih lanjut faktor penentunya usia, ia menjelaskan, semakin tua seseorang cenderung lebih lama penyembuhan lukanya dan meninggalkan bekas luka. Dibandingkan, masih saat usia muda dan ia mendorong agar banyak mengonsumsi protein.

 BACA JUGA:

Nutrisi yang mendukung dari dalam untuk proses cepat pemulihan luka, katanya. Lalu, ia mengingatkan agar anda senantiasa menjaga luka jangan sampai mengalami luka kembali atau second injury, dan terakhir ia mengingatkan apakah Anda memiliki penyakit bawaan (komorbid).

 BACA JUGA:

"Nutrisi jadi jangan sampai kita asupannya berkurang terutama protein, makanlah protein sebanyaknya mungkin pada saat kita muda itu kan bagus, itu bisa memulihkan luka dengan cepat," katanya.

"Dan terakhir adalah terkait penyakit bawaan ya kencing manis itu lama sembuhnya dan lain-lain, jadi memang ada situasi juga dan kondisi di mana luka," kata Dokter Ugi.

Perlu diketahui, terkait luka melansir dari wound care center umumnya, luka ada terbuka atau tertutup. Pada luka terbuka, kulit rusak dan jaringan di bawahnya terpapar ke lingkungan luar.

Pada luka tertutup, kulit masih utuh dan jaringan di bawahnya tidak langsung terlihat, tapi kerusakan dapat mencapai otot, organ dalam, dan tulang di bawahnya. "Luka tertutup biasanya disebabkan oleh trauma tumpul langsung, terjadi saat jatuh atau kecelakaan kendaraan bermotor," keterangan dalam website.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya