Infeksi Jamur Candida Auris Bikin AS Cemas, Apa Saja Gejalanya?

Pradita Ananda, Jurnalis
Jum'at 24 Maret 2023 12:30 WIB
Infeksi jamur Candida Auris, (Foto: Reuters)
Share :

KASUS infeksi jamur Candida Auris tengah merebak di Amerika Serikat. Merujuk pada laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), kasus infeksi jamur yang terkonfirmasi sudah menyentuh angka 2.377 kasus.

CDC menyebut merebaknya kasus infeksi jamur Candida Auris ini sebagai salah satu efek pandemi Covid-19. Dalam laporan barunya, CDC menyebut infeksi jamur berbahaya ini dianggap sebagai ancaman resistensi antimikroba darurat dan penyebarannya sudah pada tingkat yang mengkhawatirkan di seluruh negeri.

Mengutip laman resmi CDC, Jumat (24/3/2023) Candida auris yang juga disebut C. auris) adalah jamur yang menyebabkan infeksi serius. Ketika seseorang terinfeksi jamur ini, disebutkan gejala yang paling umum timbul adalah demam dan menggigil seperti meriang yang tidak kunjung membaik meski telah diberi obat antibiotik.

Infeksi jamur bisa masuk ke aliran darah atau luka seseorang dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti sepsis.

“Suhu pasien bisa naik dan tekanan darahnya bisa turun. Mereka bisa mengalami komplikasi penyakit yang sudah ada sebelumnya karena Candida auris,” kata Dr. Schaffner, dilansir dari Prevention.

Menurut data CDC, infeksi jamur punya tingkat kematian yang tinggi. Bahkan untuk infeksi jamur Candida Auris ini lebih dari satu dari tiga pasien meninggal. Meski demikian, sebagai catatan lebih lanjut, sejauh ini masih sulit bagi dokter untuk mengatakan apakah seseorang meninggal karena infeksi jamur atau penyakit yang mendasarinya.

 

(Foto: Reuters)

Maka dari itu, di sinilah kondisinya jadi agak rumit karena mengingat orang yang terinfeksi biasanya punya penyakit lain yang mendasarinya. Sehingga kemungkinan jadi sulit untuk mengenali infeksi jamur Candida auris hanya dari gejalanya saja.

Maka dari itu, sejauh ini disebutkan hanya lewat tes laboratorium saja bisa mendiagnosis infeksi C. auris. Segera periksakan diri ke dokter, jika merasa mengalami infeksi jamur ini.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya