PROGRAM vaksinasi Covid-19 booster dosis dua atau vaksin Covid-19 dosis keempat masih terus digelar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.
Kini, Kemenkes mengumumkan pilihan vaksin booster dosis kedua semakin bertambah dengan tersedianya vaksin buatan dalam negeri Indovac, untuk booster 2. Vaksin Indovac sebagai booster dosis 2 ini berlaku bisa didapatkan oleh orang-orang yang mendapat vaksin primer AstraZeneca.
"Pemberian vaksinasi Covid-19 booster dosis kedua dengan Indovac ini, bagi semua masyarakat umum usia 18 tahun ke atas,” bunyi pernyataan Kemenkes, dikutip dari laman resmi Sehat Negeriku Kemenkes, Rabu (8/3/2023)
Sebelumnya, vaksin hasil pengembangan PT Bio Farma dan Baylor College of Medicine tersebut diketahui hanya ditujukan sebagai vaksin untuk kelompok lansia di atas 60 tahun. Tapi akhirnya kini bisa menjadi pilihan alternatif booster dosis kedua untuk para penerima vaksin primer AstraZeneca.
Sama halnya dengan banyak jenis vaksin Covid-19 lainnya yang disediakan oleh pemerintah, vaksin Indovac juga sudah memperoleh Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Berdasarkan rekomendasi ITAGI Nomor ITAGI/SR/3/2023 tanggal 6 Maret 2023 tentang Update Pemberian Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster IndoVac, penggunaannya sebagai vaksin booster dosis kedua, Indovac diberikan dengan takaran dosis penuh (full dose) yakni 0,5 ml dan rentang 6 bulan dari vaksinasi sebelumnya.
BACA JUGA:
"Vaksin booster Indovac diberikan dengan interval 6 bulan, sejak vaksinasi dosis booster dosis pertama,” bunyi keterangan Kemenkes.
(Rizky Pradita Ananda)