GUNUNG Argopuro atau Argapura Jawa Timur menyajikan pemandangan alam yang indah. Gunung berapi aktif ini memiliki Danau Taman Hidup yang sangat memesona, serta flora dan faunanya yang masih terjaga.
Gunung Argapura setinggi 3.088 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) adalah satu satu gunung favorit pendaki di Pulau Jawa. Selain indah di permukaan, gunung ini juga dikenal angker. Ada beragam cerita mistis menyeruak di baliknya.
Gunung Argapura dan Danau Taman Hidup oleh penduduk sekitar dipercaya dijaga oleh sosok makhluk gaib yang dikenal dengan sebutan Dewi Rengganis beserta dayang-dayangnya. Jika ada yang berbuat keburukan di sana, konon Sang Dewi akan murka.
BACA JUGA:
Yayuk, seorang pendaki yang sudah menaklukkan Gunung Argapura mengaku view dari gunung ini beserta Danau Taman Hidup sangat menakjubkan. Untuk mencapai Danau Taman Hidup, pendaki harus lewat hutan lumut yang lebat dan tidak tembus sinar matahari.
"Danau Taman Hidup itu benar-benar cantik banget karena itu danau yang konon dijaga sama Dewi Rengganis dan dayang-dayangnya kalau kata penduduk setempat,” ujar Yayuk beberapa waktu lalu.
Dewi Rengganis dipercaya sebagai penunggu Danau Taman Hidup dan juga penunggu Gunung Argapura. Penduduk setempat menetapkan aturan tidak boleh membuat kegaduhan atau ulah negatif saat mendaki gunung tersebut.
BACA JUGA:
Danau Taman Hidup dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat mandi sekaligus bermain Dewi Rengganis beserta dayang-dayang.
Selain Danau Taman Hidup, kata Yayuk, Cikasur di gunung ini juga memiliki pemandangan indah. Di sana juga bangunan peninggalan zaman Belanda dan jejak landasan pesawat waktu zaman penjajahan.
“Di Cikasur itu benar-benar luas banget. Selama pendakian cuma ada tim saya dan gunung itu serasa punya sendiri, enggak ada rombongan sama sekali. Naik ke gunung ini pun jalurnya juga lumayan masih rancu jadi harus safety,” sambung Yayuk.
Saat mendaki gunung ini sangat dibutuhkan stamina dan mental yang prima. Hal ini disebabkan banyak tantangan yang akan Anda hadapi.
Untuk pendaki pemula, menurut Yayuk, tidak disarankan untuk menjelajahi sendirian. Tentu akan lebih aman jika ditemani oleh pendaki yang sudah mengenal medan Gunung Argapura sebelumnya.
Pendakian dengan track terpanjang di Jawa ini tentu saja membutuhkan waktu yang tidak hanya semalam atau dua malam saja. Kecuali jika Anda ingin mendaki sampai Danau Taman Hidup saja.
Gunung yang populer dengan sebutan puncak Rengganis ini berada di beberapa wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo. Lebih tepatnya di Kalianan, Krucil, Probolinggo, Jawa Timur.
Waktu normal pendakian gunung Argopuro ini biasanya 5 hari 4 malam. Atau tergantung kemampuan dari masing-masing pendaki. Jalur Bremi di Probolinggo adalah jalur yang biasa digunakan para pendaki untuk mencapai puncak.
Anda bisa memulai perjalanan ini dari Polsek Krucil, lalu menuju Danau Taman Hidup dengan waktu kurang lebih 4 jam. Lalu dari Danau Taman Hidup menuju Hutan Lumut dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan.
Anda dapat melanjutkan perjalanan dari hutan Lumut menuju Cemara Lima sekira 2 jam perjalanan. Dari Cemara Lima tersebut Anda langsung menuju ke Angkene sekira 3 jam. Setelah itu, Anda menuju Cisentor sekitar 2 jam, dilanjut menuju rawa Embik sekitar 2 jam, dan terakhir dari Rawa Embik menuju Puncak Argopuro sekira 1 jam.
Ingat Okezoners, saat naik gunung merupakan pengalaman yang tidak dapat dibayar dengan apapun. Lelah dan letih Anda akan terbayar setelah sampai di atas puncak. Karena melihat ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa indahnya.
Anda juga pasti merasa bangga dengan diri sendiri. Sebab Anda bisa mengalahkan ego dan bersyukur menjadi orang Indonesia, yang kaya akan keindahan alamnya.
(Salman Mardira)