Kenzie Bayi Obesitas 27 Kg Dirujuk ke RSCM, Ditangani 10 Dokter Spesialis

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Jum'at 24 Februari 2023 14:34 WIB
Kenzi Alfaro, (Foto: MPI/ Jonathan Simanjutak)
Share :

Muhammad Kenzie Alfaro, bayi berusia 16 bulan yang mengalami obesitas asal Kabupaten Bekasi, dilaporkan akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Kenzie selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apa faktor penyebab obesitas yang ia alami.

Dijelaskan Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Anak RS Hermina Bekasi, Prof. Dr. dr. Aryono Hendarto, SpA (K) menyebut dirujuknya Kenzie ke RSCM ini karena rumah sakit tersebut memiliki tim dokter untuk menangani kasus yang dialami sang bayi.

Selain itu, Kenzie juga sudah menjalani konsultasi di Rumah Sakit Hermina Kota Bekasi pada hari ini, Jumat 24 Februari 2023.

“Ini semuanya yang harus kita evaluasi, sehingga untuk kasus-kasus jarang seperti ini nih kebetulan RSCM sudah punya timnya. Sudah ada timnya yang memang menangani seperti ini, jadi itu yang harus dievaluasi,” tutur Aryono pada awak media, Jumat (24/2/2023).

Bayi berusia 16 bulan tersebut, diketahui lebih lanjut akan menjalani pemeriksaan keseluruhan mulai dari gizi, paru-paru, tulang, endokrin, pencernaan hingga darah. Dalam rangkaian pemeriksaan kasus Kenzie, sedikitnya ada 10 orang dokter spesialis dari bidang keilmuan yang berbeda akan terlibat.

(Foto: MPI/ Jonathan Simanjutak) 

“Kita punya 14 (dokter) disiplin, paling tidak 10 disiplin itu terlibat dalam penanganan. Sudah ada timnya sendiri, jadi bukan dibentuk karena pasien ini. Kami sudah ada tim, namanya tim penyakit langka,” tutur dr. Aryono lagi.

Seluruh pemeriksaan, diungkap dr. Aryono dilakukan untuk mencegah adanya komplikasi lain yang diderita Kenzie, mengingat banyak kasus obesitas yang diikuti dengan berbagai penyakit lain.

 BACA JUGA:Terungkap, Bayi Obesitas di Bekasi Ternyata Sering Minum Susu Kental Manis Lho!

“Komplikasi tersering dari obesitas anak apalagi yang ekstrem seperti ini, yang perlu diwaspadai adalah satu gangguan profil lemak. Contohnya hiperkolesterol, kolesterol yang tinggi, kemudian tulang. Ini yang dikhawatirkan,” pungkasnya singkat.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya