Viral Pendaki Nyalakan Bom Asap di Puncak Gunung Gede Pangrango, Netizen: Norak!

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis
Jum'at 24 Februari 2023 15:45 WIB
Pendaki menyalakan bom asap di Gunung Gede Pangrango. (Istimewa)
Share :

AKSI oknum pendaki penyalakan bom asap atau smoke bomb di puncak Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat viral di media sosial dan jadi perbincangan netizen. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) langsung menyelidiki kasus yang menghebohkan tersebut.

Video yang beredar di media sosial berdurasi 26 detik. Dalam cuplikan terlihat seorang pria mengenakan jaket dan helm sepeda menyalakan bom asap hingga mengeluarkan asap tebal berwarna hijau. Sejumlah pendaki tampak berjalan di sekitar pria yang bakar bom asap, ada yang menutup hidungnya.

 BACA JUGA:Menengok Petilasan Raden Surya Kencana, Sang Penguasa Gunung Gede

Saat bom asap menyala, terdengar ucapan beberapa orang "smansa" dan "foto-foto".

Aksi pendaki nyalakan bom asap di Gunung Gede Pangrango diduga terjadi pada Minggu 19 Februari 2023.

 

“Tolong bantu share dong min kejadian di puncak gunung gede tanggal 19/02/2023, ada beberapa oknum menyalakan smoke bom mengganggu beberapa pendaki yang lain karena asap yang dikeluarkan dari smoke bom nya terlalu banyak yang mengakibatkan polusi di puncak gede pangrango. Mereka menyalakan smoke bom nya ga sekali tapi berkali-kali. Tolong bantu share min biar tidak keulang kembali kelakuan? yang nora seperti itu. Terimakasih,” begitu keterangan tertulis dalam video yang meminta dibantu untuk di share.

 BACA JUGA:5 Pantangan Mendaki Gunung Gede Pangrango, Jangan Nekat Lakukan!

Video viral aksi pendaki tersebut mendapat berbagai tanggapan dari pengguna media sosial Instagram. Sebagian besar menyebut tindakan itu sebagai tindakan 'norak'.

"Norak!! Dikira stadion bola kali yak," tulis salah satu akun dalam postingan tersebut.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni mengatakan bahwa pihaknya kini sedang menyelidiki para pendaki tersebut. Saat ini, dia belum menerima laporan dari petugas di lapangan.

"Kami belum tahu, apakah itu di Gunung Gede Pangrango atau bukan, dan kami belum menerima laporan dari petugas," katanya.

 

Pihaknya menyayangkan tindakan tak menyenangkan yang dilakukan pendaki tersebut. Yang jelas, kata Agus, dirinya menunggu laporan dari petugas yang melakukan penyisiran. "Jelas dilarang, kita tunggu laporannya dulu kang," ujarnya.

Pihak TNGP, kata dia, terus menyosialisasikan para pendaki yang mendaki Gunung Gede Pangrango. “Kami terus gencar mensosialisasikan pe daki cerdas di Web dan media sosial. Dan semua pendaki harus mengikuti aturan,” ujarnya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya