Barbie Kumalasari Operasi Vaginoplasty, Apa Itu dan Siapa Saja yang Butuh

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 09 Februari 2023 12:05 WIB
Ilustrasi, (Foto: Freepik)
Share :

ARTIS Barbie Kumalasari mengungkapka dirinya baru saja melakoni operasi di bagian intim pribadinya dengan operasi vaginoplasty.

Tindakan operasi tersebut ia jalani, disebut Barbie untuk membuat Miss V miliknya menjadi versi sempurna dari dirinya.

“Karena dijahitnya ini lah, sempurna lah pokoknya, dikecilin seperti itu," kata Barbie Kumalasari saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lebih lanjut Barbie menerangkan, operasi vaginoplasty yang ia jalani kala itu sampai memakan waktu hingga 90 menit. Pasca operasi pun, ia harus menunggu waktu penyembuhan sampai 40 hari.

“Penyembuhannya kemarin 40 hari, operasinya durasinya satu setengah jam dan itu bius lokal, ” sambungnya.

Masyarakat awam mungkin masih belum terlalu familiar dengan vaginoplasty, secara medis ini adalah suatu prosedur untuk merekonstruksi (membuat) atau atau memperbaiki vagina.

Tak sekedar untuk tujuan estetika seperti yang dilakukan Barbie, vaginoplasty juga bertujuan untuk mengobati berbagai masalah medis. Contohnya mulai dari cedera vagina akibat persalinan dan komplikasi penyakit dasar di area panggul, dilansir dari Cleveland Clinic, Kamis (9/2/2023).

Tak hanya itu, operasi vaginoplasty ini jugalah yang dilakukan untuk membuat vagina transgender pada oranng-orang yang memilih untuk menjadi transgender dalam hal ini perempuan.

Lantas siapa saja sih, atau kategori orang seperti apa yang membutuhkan prosedur vaginoplasty? Secara medis, disebutkan ada lima tipe individu yang membutuhkan vaginoplasty ini.

Pertama yakni orang yang membutuhkan perbaikan akibat cacat lahir atau trauma dengan tujuan untuk meningkatkan fungsi seksual. Selanjutnya, wanita yang membutuhkan rekonstruksi vagina pasca menjalani radiasi atau eksisi vagina sebagai pengobatan penyakin kanker atau kondisi kesehatan lainnya.

Berikutnya, yaitu orang transgender yang menjalani operasi afirmasi gender. Terakhir, wanita yang terlahir dengan kelainan bawaan (masalah yang ada sejak lahir) dan kelainan bawaan ini memengaruhi perkembangan vagina.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya