Kenapa Dinamakan Gunung Ciremai? Simak Asal-usul Kisahnya

Cita Najma Zenitha, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2023 09:00 WIB
Gunung Ciremai terlihat dari Desa Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat. (Foto: Okezone.com/Hantoro)
Share :

MENGULAS asal-usul kenapa dinamakan Gunung Ciremai. Gunung tertinggi di Jawa Barat ini termasuk destinasi favorit pendaki karena menyajikan pemandangan yang indah. Gunung berapi aktif ini juga menyimpan beragam cerita legenda dan mitos.

Gunung Ciremai yang tingginya mencapai 3.078 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) secara administratif terletak di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.

Menurut riwayat, nama Gunung Ciremai berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan para wali. Masyarakat mempercayai pada masa itu, wali songo datang ke puncak Gunung Ciremai untuk mengadakan perundingan.

 BACA JUGA:Jangan Dilakukan, Berikut 6 Pantangan saat Mendaki Gunung Ciremai

Dahulu Gunung Ciremai bernama Gunung Gede. Penamaan tersebut dikarenakan Gunung Ciremai memiliki bentuk yang sangat besar. Di kaki bukit Gunung Ciremai pada saat itu terdapat Desa Gede sebelum berubah nama menjadi Desa Linggarjati.

 

Puncak Gunung Ciremai

Wali songo dikisahkan kerap mengadakan musyawarah di Gunung Gede untuk mengajak masyarakat masuk Islam. Tidak semua penduduk Desa Gede menerima Islam.

 BACA JUGA:Menelusuri Petilasan Prabu Siliwangi di Kaki Gunung Ciremai, Suasana Mistis Kental Terasa

Mereka meninggalkan desa karena takut dengan kesaktian pada wali. Sejak kepergian masyarakat Desa Gede Sunan Kalijaga, Sunan Kudus dan tokoh lainnya Desa Gede berubah nama menjadi Desa Linggarjati.

 

Gunung Gede berubah nama menjadi Gunung Ciremai yang berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan atau musyawarah.

Penamaan Gunung Ciremai juga tidak bisa lepas dari buah kecil berwarna merah yang banyak tumbuh di daerah Jawa Barat. Banyak orang menyebut buah tersebut sebagai buat Cereme (Phyllanthus acidus). Oleh sebab itu banyak sekali tempat di Jawa Barat yang menggunakan nama berawalan ‘ci’ seperti nama Gunung Ciremai.

Saat ini Gunung Ciremai masuk kedalam Taman Nasional yang masuk ke dalam wilayah administratif Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Gunung tertinggi di Jawa Barat ini memiliki luas sekitar 15.500 Ha.

Sebagian besar hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) merupakan hutan primer. Hutan di kawasan Gunung Ciremai terbagi atas hutan dataran rendah, hutan hujan pegunungan, dan hutan pegunungan sub alpin.

 

Gunung Ciremai juga merupakan gunung api soliter dengan kawah ganda. Kawah gunung terdapat pada bagian barat dan timur dengan radius 600 meter dan kedalaman 250 meter.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya