PARA bocah yang didampingi orangtuanya mengacung-acungkan angpao untuk menarik perhatian pemain atraksi barongsai yang bertugas mengendalikan bola api agar menghampirinya, tujuannya agar ia dapat memasukkan angpao ke dalam mulut naga yang dikendalikan oleh bola api tersebut.
Perayaan tahun baru Imlek 2574 di Kota Sukabumi, dimeriahkan oleh pertunjukan atraksi barongsai oleh kelompok kesenian Gie Say Vihara Widhi Sakti.
Ribuan warga memadati Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, untuk melihat atraksi tersebut.
Pada sebelum pertunjukan, terlihat anggota dari kelompok kesenian tersebut membagikan amplop kepada pengunjung untuk diisi sejumlah uang yang nantinya akan diberikan kepada naga dalam atraksi barongsai.
Akan tetapi banyak juga warga yang sudah mempersiapkan angpao yang dibawanya dari rumah untuk dibagikannya.
(Foto: Dharmawan Hadi/MPI)
Terlihat banyak bocah-bocah yang mengacungkan angpao untuk menarik perhatian pemain atraksi barongsai agar dapat memberikan angpao tersebut ke dalam mulut naga yang dikendalikan oleh bola api yang dibawa oleh pemain atraksi barongsai tersebut.
Para bocah yang berhasil memasukkan angpao ke dalam mulut naga, mendapat penghormatan dengan anggukan dari naga tersebut.
Bocah itu pun membalasnya dengan ucapan kamsiah sambil memberikan simbol penghormatan melalui kedua tangannya yang diacungkan ke naga tersebut.
Namun tidak semua anak-anak berani memberikan angpao kepada naga tersebut, walaupun sudah dipaksa oleh kedua orangtuanya, ada juga bocah yang takut melakukannya. Mereka menyembunyikan wajahnya ketika naga melewati tepat di depannya.
Salah satu pengunjung, Santi Julianti (28) warga Kota Paris, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi mengatakan, dirinya sengaja datang ke Vihara Widhi Sakti membawa kedua anaknya untuk menyaksikan atraksi barongsai.
"Dengar dari tetangga mau ada barongsai, jadi datang ke sini untuk nonton. Anak-anak jadi terhibur melihat aksi naga, tadi juga sempat memasukkan angpao ke dalam mulut naga," ujar Santi kepada MNC Portal, akhir pekan kemarin.
(Barongsai, Foto: Worldkings)
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, setelah lepas dari pandemi Covid-19, warga bisa lebih leluasa untuk merayakan tahun baru Imlek. Fahmi juga bersyukur bahwa berkat dukungan dari TNI dan Polri, perayaan ini berlangsung aman dan tertib.
"Ini yang sering kita banggakan sebagai warga Kota Sukabumi, bagaimana semangat dan nilai-nilai toleransi itu benar-benar muncul dari zaman ke zaman, masa ke masa, dan saya wakil dari Forkopimcam berkomitmen bagaimana semangat toleransi keagamaan ini akan tetap kita jaga sampai kapan pun," kata Fahmi.
(Rizka Diputra)