Ancaman Hipotermia di Musim Dingin, Ini 4 Cara Pencegahannya!

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Senin 09 Januari 2023 05:00 WIB
Ilustrasi hipotermia. (foto: Unsplash)
Share :

MUSIM dingin yang tengah terjadi di negara-negara empat musim, dengan suhu dingin yang ekstrem kadang memicu berbagai banyak hal. Dikutip dari BBC (8/1/2023) berdasarkan laporan yang diterima oleh Scottish Ambulance Service (SAS) atau layanan ambulan Skotlandia terdapat 799 orang yang dilarikan ke rumah sakit sejak 1-18 Desember dengan keluhan Hipotermia, didefinisikan sebagai suhu yang kurang dari 35 derajat celcius.

Hipotermia sendiri tak hanya bisa dialami oleh orang-orang yang tinggal di negara empat musim dengan cuaca yang ekstrem, beberapa pendaki gunung juga kerap mengalami kondisi satu ini.

 

Dilansir dari Mayo Clinic, Hipotermia merupakan kondisi saat suhu tubuh turun secara drastis hingga di bawah 35 derajat celcius. Dimana tubuh kehilangan panas lebih cepat dari yang dihasilkan, sehingga hal tersebutlah yang menyebabkan suhu tubuh yang sangat rendah. Karena suhu tubuh normal biasanya berada di suhu 37 derajat celcius.

Ketika suhu tubuh Anda turun, jantung, sistem saraf, dan organ lainnya tidak dapat bekerja secara normal. Jika tidak diobati, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan jantung dan sistem pernapasan dan yang paling menakutkan adalah kematian.

Hipotermia sering disebabkan oleh paparan cuaca dingin atau perendaman dalam air dingin. Perawatan utama untuk hipotermia adalah metode menghangatkan tubuh kembali ke suhu normal.

Tetap hangat di cuaca dingin adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya hipotermia. Berikut ini adalah beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan.

 1. Cegah agar panas tubuh tidak keluar : Kenakan topi atau penutup pelindung lainnya untuk mencegah panas tubuh keluar dari kepala, wajah, dan leher. Tutupi tangan dengan sarung tangan.

 2.  Aktivitas yang terlalu berat: Hindari aktivitas yang membuat Anda banyak berkeringat. Mengenakan pakaian basah dan cuaca dingin bisa menyebabkan lebih cepat kehilangan panas tubuh.

 3. Kenakan pakaian berlapis: Kenakan pakaian yang longgar, berlapis, dan ringan. Pakaian luar yang terbuat dari bahan anti air yang ditenun rapat adalah yang terbaik untuk perlindungan angin. Lapisan dalam wol, sutra, atau polipropilen menahan panas tubuh lebih baik daripada kapas.

 4. Tetap kering. Tetaplah jaga diri Anda untuk sekering mungkin. Gantilah pakaian basah sesegera mungkin.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya