Menkes Rencanakan Tes Swab Covid-19 akan Bisa di Apotek

Kevi Laras, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2023 11:13 WIB
Menkes Budi, (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Share :

MENINDAKLANJUTI dicabutnya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin merencanakan pemudahan pemeriksaan swab Covid-19.

Menkes menyebutkan, ia berencana tes swab seperti antigen, ke depannya akan bisa dilakukan di apotek. Ia menyampaikan bahwa saat ini polanya, bukan lagi pemerintah yang mewajibkan, tetapi membangun kesadaran sendiri masyarakat Indonesia.

"Secara bertahap kita akan kurangi, nanti habis ini kita akan mengeluarkan aturan mengenai rapid test. Jadi orang boleh rapid test kita akan keluarkan ini, supaya dibuka ke seluruh apotek, yang penting ada QR code-nya," kata Menkes Konferensi Pers terkait Pencabutan PPKM, disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden dikutip, Kamis (5/1/2023)

Selain rencana tes swab antigen bisa dilakukan masyarakat di apotek, Menkes Budi menyebut juga perihal wacana aturan warna hitam di aplikasi PeduliLindungi untuk status positif Covid-19.

(Foto: PBSI)

"Jadi kalau positif, lapor saja dan kalau lapor maka PeduliLindungi enggak dihitamin. Tapi kalau dia positif dia tahu, dia pakai masker dong, supaya jangan nularin orang lain. Ya itu yang nanti akan kita lakukan secara bertahap," jelasnya panjang lebar.

Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan kebijakan terdahulu, ketika hasil tes antigen atau PCR hasilnya menunjukkan hasil positif, maka secara otomatis status di aplikasi PeduliLindungi orang yang bersangkutan akan berubah jadi warna hitam. Menandakan pengguna tidak dapat bepergian ke tempat umum dan harus mengisolasi diri, karena sedang positif Covid-19 kurang lebih dari 14 hari.

Selain itu, dulu warna hitam di aplikasi PeduliLindungi juga diterapkan pada orang dengan riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari, dan tes antigen/PCR positif kurang dari 2 hari.

 BACA JUGA:PPKM Dicabut Pemerintah, Tes PCR dan Antigen Masih Wajib?

BACA JUGA:Menkes Budi Sebut Subvarian Baru BF.7 Nggak Tembus Antibodi Masyarakat Indonesia

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya