SAAT ini Indra Bekti masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, selama 20 hari ke depan.
Hal ini diungkapkan oleh adik Indra Bekti, Cipta. Dia menyebut saat ini kondisi Indra Bekti masih belum stabil. Indra masih mengalami beberapa keluhan seperti gangguan penglihatan dan pusing.
"(Bakal dirawat selama) 20 hari ke depan, kalau kira-kiranya itu. Karena saat ini masih terus diobservasi sama tim dokternya," ujar Cipta saat ditemui awak media di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Indra Bekti sudah menjalani operasi setelah mengalami pecah pembuluh darah di bagian kepala sebelah kiri.
Sebelum mengalami pecah pembuluh darah di otak, ia mengidap hipertensi. "Iya pemicunya hipertensi," ungkap Cipta.
Ternyata hipertensi merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Bila mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut, tidak ada salahnya segera melakukan medical check up.
Lantas apa saja sih gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi yang sering tak disadari?
1. Sakit kepala
Gejala darah tinggi yang mungkin muncul dan jarang disadari adalah sakit kepala. Penderita hipertensi, terutama jika tekanan darahnya sangat tinggi, maka dapat mengalami peningkatan tekanan yang mendorong arteri di dalam otak Anda, sehingga ini menyebabkan sakit kepala atau bahkan sensasi berdebar di bagian telinga.
2. Penglihatan buram
Penglihatan kabur atau perubahan penglihatan juga bisa menjadi gejala hipertensi. Mengapa? Sebab, di belakang mata terdapat banyak pembuluh darah kecil. Lalu ketika mengalami tekanan darah tinggi, maka pembuluh darah tersebut bisa rusak atau terganggu dan Anda bisa mengalami sesuatu yang disebut retinopati hipertensi.
BACA JUGA:Hipertensi dan Darah Tinggi, Apa Bedanya?
3. Merasa kelelahan
Gejala darah tinggi lainnya yakni sering merasa kelelahan. Ketika Anda menderita darah tinggi, itu dapat membahayakan jantung Anda atau cara jantung Anda memompa darah dan aliran oksigen ke tubuh. Hal inilah yang dapat menyebabkan kelelahan.
4. Sesak napas
Sesak napas bisa menjadi gejala tekanan darah tinggi karena berbagai alasan. Pasien bisa mengalami sesak napas akibat serangan jantung akibat tekanan darah tinggi. Sesak napas juga bisa disebabkan karena edema paru atau kelebihan cairan di paru-paru, yang dapat dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah tinggi.
5. Nyeri dada
Gejala darah tinggi yang juga dapat terjadi yakni nyeri dada. Gejala ini bisa timbul bila tekanan darah sudah berkembang menjadi penyakit kardiovaskular. Sebab, seperti kita tahu, hipertensi merupakan penyebab utama serangan jantung atau gagal jantung.
Ketika Anda memiliki tekanan darah yang sangat tinggi, itu dapat membahayakan aliran darah ke arteri koroner atau arteri jantung Anda. Hal ini menyebabkan serangan jantung atau infark miokard. Jika kondisi itu terjadi, maka pasien darah tinggi bisa mengalami nyeri dada.
(Dyah Ratna Meta Novia)