Waspada Varian BF.7 Bagi Lansia, Bisa Bergejala Berat dan Dirawat di RS?

Kevi Laras, Jurnalis
Selasa 03 Januari 2023 16:00 WIB
Ilustrasi varian BF.7 (foto: Istimewa)
Share :

BAGI para lanjut usia (lansia) tentu harus berhati-hati di tengah pandemi Covid-19. Berbagai subvarian bermunculan, seperti BF.7 yang awalnya diketahui dari Cina.

Berbagai ahli kesehatan tentu mengingatkan bahaya bila terinfeksi varian atau subvarian dari Covid-19, yang tidak menutup kemungkinan mengantarkan lansia bisa dirawat di Rumah Sakit. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19 ikatan dokter indonesia (IDI) dr Erlina Burhan, SpP(K).

 

Menurutnya, sejauh ini subvarian BF.7 di Cina marak karena banyak kasus mengenai para lansia. "Di China, umumnya adalah BF.7 menjadi marak karena menulari lansia. Pada lansia gejalanya berat sehingga perlu perawatan Rumah Sakit," ungkap dr Erlina kepada MNC Portal, Selasa (3/1/2023).

Sehubungan dengan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa subvarian BF.7 belum memicu adanya kenaikan kasus. Menurutnya jumlah kasus yang sebelumnya 15, hingga saat ini belum ada penambahan.

"BF.7 tidak ada pergerakan naik, jadi kita merasa ya tidak perlu kita mengetatkan kegiatan. Ataupun mengurangi, membatasi kegiatan masyarakat karena imunitas sudah tinggi," ungkap Menkes Budi saat ditemui wartawan di Masjid At Tanwir di Jakarta, Selasa (3/1/2023).

Lebih lanjut, Budi memastikan dengan vaksinasi Covid-19 dan sudah pernah terinfeksi (varian apapun), menjadi tameng paling kuat. Vaksinasi diketahui merupakan salah satu langkah, melindungi diri dari perburukan ataupun dirawat di Rumah Sakit.

Namun, ia menegaskan bahwa jangan terbalik jika masyarakat melakukan vaksinasi setelah terinfeksi, justru membuka ruang terjadinya kegawatdaruratan.

"Padahal secara sains juga imunitas paling kuat dan tahan lama adalah vaksinasi plus infeksi. Jadi kalau kita sudah divaksin kemudian sudah terinfeksi imunitas kita paling kuat dan paling lama, tapi jangan kebalikan kalau infeksi dulu baru vaksinasi ada kemungkinan wafat," ucap Budi

Sekadar informasi, BF.7 adalah bentuk sebutan pendek, yang nama lengkapnya adalah: BA.5.2.1.7 merupakan sub-varian dari varian BA.5 Omicron. Sehingga, gejalanya dinilai hampir sama dengan Omicron lainnya.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya