SETIAP daerah di Indonesia umumnya memiliki julukan tersendiri. Setiap julukan menggambarkan karakteristik suatu wilayah, seperti misalnya saja Banjarmasin dengan sebutan kota 'Seribu Sungai'.
Sesuai dengan namanya, kota terbesar di Kalimantan Selatan ini memiliki ratusan sungai. Jika melihat wilayah Banjarmasin, kota ini merupakan kepulauan yang setidaknya terdiri dari 25 pulau kecil (delta).
Setiap pulau, antara lain, Pulau Tatas, Pulau Kembang, dan Pulau Bromo, semuanya dipisahkan oleh sungai-sungai,
Kota 'Seribu Sungai'
Dari julukannya saja sudah bisa ditebak bahwa Kota Banjarmasin punya banyak aliran sungai. Mengutip dari Badan Statistik Kota Banjarmasin, ada sekitar 102 sungai di sana.
Jumlah ini di-update pada 31 Oktober 2019 lalu. Nama-nama sungai yang masuk dalam daftar antara lain ada Barito, Alalak, Martapura, Pacinan, Banyiur, Jingah, Kuin, Belitung Darat, dan masih banyak lagi.
Terbentuk dari 5 sungai
Sebelum bernama Banjarmasin, kota ini lebih dulu dinamakan Banjarmasin. Adapun Banjarmasin sendiri merupakan kampung yang letaknya ada di muara sungai Kuin, yakni anak dari Sungai Barito.
Pada sejarahnya, kampung Banjarmasin dahulu terbentuk dari lima aliran sungai yang terdiri dari Sipandai, Sigaling, Keramat, Jagabaya, dan Pangeran. Aliran sungai itu lantas bertemu sehingga membentuk sebuah danau.
Dalam Bahasa Melayu pun 'Banjar' memiliki arti kampung atau bisa juga kampung dengan letak rumah yang berderet di sepanjang tepi sungai.
(Foto: Instagram/@aryongrt)
Jadi tak perlu heran mengapa Banjarmasin identik dengan julukan seribu sungai. Sejak dulu pun sungai sudah lekat dengan asal muasal kota ini.
(Rizka Diputra)