Air di Indonesia Tak Bisa Diminum Langsung dari Keran, Gara-gara Ini!

Kevi Laras, Jurnalis
Kamis 22 Desember 2022 07:00 WIB
air di Indonesia belum siap diminum langsung, (Foto: Freepik)
Share :

BERBEDA dari negara-negara Barat, atau negara tetangga, Singapura yang masyarakatnya sudah bisa mengonsumsi air langsung dari keran. Tidak dengan masyarakat Indonesia, yang belum bisa minum atau menggunakan air langsung dari keran tanpa dimasak.

Lalu apakah Indonesia bisa suatu saat membuat masyarakatnya bisa mengonsumsi air langsung dari sumber rumah tangga, seperti keran tanpa perlu dimasak?

Ahli Air dari ITB, Ir. Rofiq Iqb, ST, menilai hal ini masih sulit diwujudkan, mengingat pipa air yang ada di Indonesia punya kondisi yang kurang layak, contohnya Jakarta, Bandung dan Surabaya dan daerah lainnya, yang notabene padat penduduk dan banyak sektor industri, yang memang pengolahan limbahnya belum baik.

“Masalahnya pipa, pipa kota di Indonesia itu sudah tua dan pada banyak lumut, karatan dan kotor," kata Rofiq, kala ditemui dalam acara talkshow di Jakarta baru-baru ini.

 

(Foto: Shutterstock)

Padahal, diungkap pria yang juga merupakan Rektor Fakultas Teknik Lingkungan Sipil (FTSL) ITB tersebut, sejauh ini air yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sudah aman dikonsumsi.

"Sebenarnya air keluar dari PDAM, dia sudah punya syarat bisa diminum. Masalahnya pipa,” tegasnya.

Meski memang, tak semua daerah di Indonesia punya pipa air bermasalah yang tak layak. Ada beberapa daerah yang diketahui sudah memiliki pipa yang berkualitas baik berstatus Food grade, artinya aman digunakan untuk sebagai pipa air minum langsung.

"Di beberapa daerah sudah punya beberapa kota yang bisa diminum langsung. Pipa baru yang food grade, kalau pipa lama enggak bisa. Susah," pungkas Rofiq singkat.

 BACA JUGA:Ternyata Hobi Tidur Tengkurap Berbahaya, Kok Bisa?

BACA JUGA:5 Penyebab Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibanding Pria

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya