BALAI Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNTBS) membatasi kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Gunung Bromo hanya 75 persen dari kuota normal atau 2.202 orang per hari terhitung sejak 22 Desember 2022 hingga 23 Januari 2023.
Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Kehumasan Sarif Hidayat mengatakan bahwa kendaraan bermotor juga dilarang masuk ke area Kaldera Tengger karena ada peringatan Wulan Kapitu oleh masyarakat adat Tengger.
BACA JUGA:Ingat! Kawasan Bromo Bebas Kendaraan Bermotor saat Wulan Kapitu 23 Desember 2022
Wulan Kapitu dibuka pada Jumat 23 Desember 2022 mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan Sabtu esoknya pukul 18.00 WIB. Akhir Wulan Kapitu pada Sabtu sampai Minggu 21-22 Januari 2023 pukul 18.00 WIB.
"Dilakukan penutupan Kaldera Tengger TNBTS dari kendaraan bermotor dengan batas dari arah Pasuruan sampai dengan Pakis Bincil, dari arah Malang dan Lumajang sampai dengan Jemplang, dan dari arah Probolinggo sampai dengan Cemorolawang," kata Sarif Hidayat, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Ada Ritual Megeng Suku Tengger, Berikut Spot Wisata yang Masih Bisa Dikunjungi di Gunung Bromo
Kendaraan bermotor boleh masuk area kaldera untuk kondisi kedaruratan. Di luar waktu itu, dipastikan akses kendaraan bermotor masih bisa masuk sebagaimana aturan pada hari - hari biasanya.
"Kami juga ingatkan status aktivitas Gunung Bromo level II atau Waspada, sehingga pengunjung dilarang mendaki ke kawah Gunung Bromo," kata dia.
Pengelola juga membatasi kuota wisatawan di Bromo sebanyak 2.202 pengunjung per harinya.
Wisatawan diminta untuk membeli tiket secara online melalui website bookingbromo.bromotenggersemeru.org, serta diberlakukan pembayaran non-tunai.
"Kuota kami batasi 75 persen per harinya, dengan lebih kurang 2.202 pengunjung setiap harinya. Rinciannya untuk spot Bukit Cinta 93 orang, Bukit Kedaluh 321 orang, Mentigen 165 orang, Penanjakan 666 orang, dan Savana 957 orang," jelasnya.
Jika kuota habis wisatawan tidak dapat masuk ke kawasan atau diminta kembali pulang. Pengunjung juga wajib memegang karcis masing-masing mengutamakan keselamatan.
"Kami himbau pengunjung membawa sampah kembali pulang keluar kawasan, dilarang membawa narkoba, barang berbahaya lainnya seperti petasan, bahan peledak, dan lain-lain, serta pengunjung diminta mematuhi semua peraturan," tukasnya.
(Salman Mardira)