DIARE jadi salah satu masalah kesehatan, masalah di sistem pencernaan yang sering dialami banyak orang. Terutama bagi orang-orang yang suka jajan sembarangan dan pemakan segala.
Diare bisa sangat tidak nyaman, tetapi kebanyakan orang dapat mengobatinya secara efektif dengan istirahat dan pengobatan simpel ala rumahan.
Diare adalah masalah pencernaan yang menyebabkan buang air besar jadi encer. Bisa membuat perut sakit dan tak nyaman selama beberapa jam atau hari, setelah itu gejalanya akan membaik. Dalam beberapa kasus, bahkan bisa lebih lama.
Lalu apa saja pengobatan rumahan yang bisa meredakan gejala dan mempercepat pemulihannya? Merangkum Medicalnewstoday, Senin (31/10/2022) berikut ulasan lima cara pengobatan diare di rumah.
1. Minum banyak air: Minum air adalah langkah pertama untuk rehidrasi. Selain air mineral, bisa juga membuat larutan rehidrasi oral dengan mencampurkan 1 liter air dengan setengah sendok teh garam dan 6 sendok teh gula. Mengonsumsi gula dan garam dengan ai, bisa membantu usus menyerap cairan lebih efisien. Solusi ini lebih efektif merehidrasi tubuh setelah serangan diare daripada air saja. Hindari minum apa pun yang akan semakin mengiritasi saluran pencernaan, contohnya minuman berkafein, alkohol,minuman berkarbonasi, dan minuman yang sangat panas.
2. Diet BRAT: BRAT alias banana rice apple toast, yakni pisang, beras, saus apel, dan roti panggang. Selain itu bisa juga menerapkan diet dengan porsi kecil daripada makan tiga kali sehari dalam porsi besar saat pulih dari diare. Diet yang baik untuk seseorang dengan diare, yakni makanan kaya pektin seperti buah, tinggi kalium, seperti kentang dan ubi jalar, mengandung elektrolit, seperti sup miso dan minuman olahraga, sayuran lunak yang dimasak dan makanan yang jumlah protein di dalamnya yang cukup.
3. Menghindari makanan tertentu: Jauhi makanan yang dapat mengiritasi atau memberi tekanan pada saluran pencernaan jadi bekerja lebih keras. Mulai dari makanan tinggi lemak, makanan berminyak, makanan pedas, mengandung pemanis buatan dan makanan dengan kadar fruktosa tinggi.
4. Konsumsi probiotik: Mikroorganisme yang bermanfaat bagi sistem pencernaan, karena bisa. mendukung kerja usus dan membantu melawan infeksi. Biasanya hadir sebagai bakteri hidup dan ragi dalam beberapa yogurt dan makanan fermentasi lainnya. Dari penelitian tahun 2010, para peneliti melakukan pemantauan sistematis besar-besaran terhadap 63 studi tentang probiotik, dengan lebih dari 8000 peserta, menemukan bahwa probiotik yang aman dan tanpa efek samping, secara signifikan mempersingkat durasi pemulihan dari diare.
5. Minum obat: Beberapa obat bebas, obat OTC (over the counter) bisa dibeli. Misalnya obat antimotilitas yang diketahui bisa membantu mengurangi gejala dan mempercepat waktu pemulihan. Namun ingat, tidak semua orang cocok. Orang dengan buang air besar berdarah atau demam tak boleh sembarangan konsumsi minum obat antimotilitas, lebih baik segera periksa ke dokter.
BACA JUGA:Cedera Hamstring: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Pengobatan
BACA JUGA:Viral Sendal Jepit Kekiniian, Dijamin Super Pedas!
(Rizky Pradita Ananda)