WARGA Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut memeriahkan perhelatan IFG Labuan Bajo Marathon dengan mengikuti lomba dayung dan lomba pungut sampah di Labuan Bajo.
"Total peserta sebanyak 50 orang dengan jarak lintasan 150 meter," kata PIC Lomba Dayung dari IFG, Subnanda Enriko di Labuan Bajo, mengutip Antara.
Lomba pungut sampah di laut dan lomba dayung merupakan dua jenis kegiatan pendukung acara tersebut.
Subnanda mengatakan, dua perlombaan itu telah dimulai dari jam 12.00 Wita. Untuk lomba dayung, kategori lomba terbagi untuk anak laki-laki, anak perempuan, ibu-ibu, dan bapak-bapak.
Pemenang juara akan diumumkan pada acara puncak IFG Labuan Bajo Marathon tanggal 29 November. Pemenang lomba pungut sampah dilihat dari jumlah sampah yang terbanyak terkumpul.
Seorang peserta lomba dayung, Jumadil Akhir (60) terlihat antusias mengikuti lomba itu. Pria yang bekerja sebagai nelayan itu menggerakkan dayung kayu dengan lincah dan berjuang untuk melewati para peserta lain.
Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti lomba itu. "Saya memang nelayan dan sudah terbiasa mendayung sejak kecil. Dengan kekuatan gerakan, kita berupaya untuk bermain pada dayung kayu itu, bagaimana tarik supaya bisa melaju," katanya bersemangat.
Selain dua perlombaan ini, IFG Labuan Bajo Marathon ini juga diwarnai dengan pameran UMKM, pentas seni dan budaya yang berpusat di Waterfront City Labuan Bajo.
(Rizka Diputra)