Seberapa Ampuh Penggunaan Fomepizole untuk Mengobati Pasien Gagal Ginjal Akut?

Kevi Laras, Jurnalis
Selasa 25 Oktober 2022 12:56 WIB
Anak kena gagal ginjal akut (Foto:CNA)
Share :

KASUS gagal ginjal akut pada anak di Indonesia masih terus berkembang hingga kini. Dalam upaya pengobatannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, menggunakan obat Fomepizole.

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril menjelaskan, penggunaan Fomepizole tidak digunakan terus-menerus oleh pasien.

 

"Hanya diberikan kepada pasien-pasien yang sudah memiliki gejala-gejala gangguan ginjal. Seperti berkurangnya jumlah buang air kecil, sampai yang gejala berat," kata dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers Update Gagal Ginjal Akut di Indonesia secara online, Selasa (25/10/2022).

Penggunaan Fomepizole, sebelumnya terbukti dari pasien-pasien yang diberikan di RSCM. Hasilnya dikatakan cukup efektif, sehingga hal ini juga jadi alasan pemerintah memesan Fomepizole untuk gagal ginjal akut.

 BACA JUGA:Apa Benar Kasus Gagal Ginjal Akut Terjadi Setiap Tahun?

Untuk dosisnya, dr Syahril menerangkan, hanya diberikan 5 kali penyuntikan untuk setiap pasiennya. Saat ini pasien di RSCM sudah mendapatkan 3-4 kali penyuntikan Fomepizole.

"Jadi dari aturan pemakaiannya memang sebanyak 5x penyuntikan, dan di RSCM sudah dilakukan 3x dan ada yang 4x hasilnya menunjukkan perbaikan. Kita akan setop untuk penggunaan obat ini karena tidak gunakan secara terus-menerus," jelas dr Syahril.

Efektivitas Fomepizole, sejauh ini, Budi katakan mampu menurunkan fatality rate dari gagal ginjal akut pada anak. Diapun menilai obat ini efektif untuk pengobatan para pasien.

"Kami beranggapan obat ini efektif dan kami akan mendatangkan obatnya. Diharapkan obat ini dapat menurunkan fatality rate-nya. Jadi selain kita cegah penyakitnya tapi juga treatmentnya," jelas Menkes Budi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya