SAMPAI saat ini Kementerian Kesehatan, Badan POM, dan sederet pihak ahli terkait masih terus berjibaku menginvestigasi apa penyebab dari gangguan ginjal akut yang sedang meresahkan masyarakat terutama orang tua sekarang ini.
Meski, jika mengikuti alur investigasi, seperti dikatakan Robert Na Endi Jaweng, perwakilan Ombudsman RI, penyebab masalah ini mengarah diduga pada kontaminasi cemaran etilen glikol dan dietilen glikol.
"Kami menilai bahwa penyebab gangguan ginjal akut yang menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengarah ke kontaminasi EG dan DEG yang jadai cemaran di obat sirup belum konklusif dan mutlak," kata Robert ketika gelaran konferensi pers virtual, Selasa (25/10/2022).
Ketika penyebab pasti dari maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak ini sudah ditemukan, dengan gamblang Robert menyebut pihak Ombudsman RI meminta yang mengumumkan kepada publik adalah Presiden Joko Widodo langsung.
"Kami minta, informasi pasti penyebab gangguan ginjal akut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo,” seru Robert.
“Sebab, ini adalah penyakit yang luar biasa, sehingga penanganannya jangan dianggap biasa-biasa saja," tambahnya.
Menurutnya, jika nanti penyebab gangguan ginjal akut ini diumumkan akhirnya oleh Menkes Budi, namun sang menteri tetap harus didampingi beberapa pihak lain yang ahli dan berkepentingan dalam kasus masalah ini, contohnya Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM RI.
BACA JUGA:6 Potret Polwan Cantik yang Viral Usai Posting Foto Bikini di Instagram
BACA JUGA:Menkes Gratiskan Obat Fomepizole untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut
(Rizky Pradita Ananda)