BANYAK orangtua bertanya, anaknya sudah minum vitamin sirup setengah botol, lanjut atau berhenti?
Keresahan ini keluar setelah Kementerian Kesehatan mengimbauan untuk menghentikan sementara minum obat cair hingga investigasi gangguan ginjal akut tuntas.
Menjawab pertanyaan itu, Dokter Ginjal Anak dr Ina Zarlina, SpA(K) mengatakan, "Kalau misalnya multivitamin atau zat besi atau vitamin D, yang sudah dikonsumsi, dalam arti masih ada nih di rumah, satu botol sudah minum setengah, ini disetop atau enggak, ya, enggak usah (disetop)," katanya saat Live Instagram di @rsabhk.
Dokter Ina punya alasan kenapa dirinya memberi jawaban seperti itu. "Karena gejala gangguan ginjal akut dalam 48-72 jam ketahuan gejalanya. Jadi, dilanjutkan saja, toh sudah beli beberapa bulan lalu dan tidak ada masalah, sih. Saya bicara dalam hal pribadi, itu tidak apa-apa, diberikan saja," ungkapnya.
Ada catatan penting yang diberikan Dokter Ina terkait hal ini. Adalah untuk obat yang akan dibeli, dalam arti baru diresepkan dokter atau tenaga kesehatan lainnya, kalau dokter menganggap itu (obat cair) lebih penting, harus diberikan, ya, silahkan saja tidak ada masalah.
"Tapi, kalau tidak perlu, kan kayak multivitamin misalnya, itu kan tidak emergensi, kecuali memang perlu suplemen zat besi," katanya.
"Suplemen zat besi pun kalau si anak ada anemia, defisiensi besi, kalau pun disetop beberapa hari, beberapa minggu, itu tidak akan memberikan dampak yang berbahaya sebetulnya, sampai ditemukan kesimpulanya apa dari investigasi yang tengah dilakukan pemerintah," tambah dr Ina.
Di kesempatan itu, dr Ina juga mengingatkan kepada para orangtua bahwa sumber vitamin bukan hanya datang dari suplemen, tapi bisa didapat secara alami dari sayur, buah, bahkan sinar matahari (vitamin D).
"Vitamin itu ada di buah-buahan, ada di sayur-sayuran, ada di telur (vitamin D), ikan laut dalam, itu ada vitaminnya. Vitamin D pun ada di sinar matahari," ungkapnya mengingatkan.
(Dyah Ratna Meta Novia)