GENERASI muda susah saatnya mengasah keterampilan untuk menghadapi literasi digital dan transformasi digital. Dunia digital yang sering berubah-ubah, harus membuat kita gerak cepat (gercep).
CEO International Test Center Jenny Lee mengatakan, keterampilan dalam menguasai dunia digital memang butuh waktu. Tapi ke depannya sangat bermanfaat untuk persaingan dunia.
"Mengasah keterampilan jadi satu solusi untuk tetap berada terdepan dalam persaingan di dunia saat ini, baik untuk tingkat nasional maupun internasional,” ujar Jenny Lee saat pembukaan ITC Leadership Seminar 2022.
Dia menambahkan, proses transformasi digital ini tergantung pada lingkungan. Makanya di rumah ataupun tempat belajar perlu diselipkan hal-hal menarik untuk asah keterampilan itu.
Executive Chair Indonesian National Commission for UNESCO Itje Chodidjah menuturkan, lembaga pendidikan, sekolah dan kampus yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak-anak untuk kemudian mampu berpartisipasi dalam kehidupan di era yang makin tidak menentu ini. Pembelajaran ini bisa dikenalkan ke anak didik agar mereka siap bersaing ke depan.
Berkaca dari pandemi Covid-19, dunia jadi berubah. Dampaknya pun sampai ke dunia pendidikan yang membuat siswa belajar di rumah penuh keterbatasan.
"Dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk refleksi dan membaca situasi pendidikan di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya,” kata Itje Chodidjah.
(Helmi Ade Saputra)