BELUM lama ini media sosial dihebohkan oleh video fenomena alam yang diunggah akun Instagram @exploredolan.id. Video tersebut menggambarkan situasi air laut di Pantai Sampur, Bangka Belitung yang terlihat surut.
Fenomena langka itu menuai beragam komentar warganet. Kebanyakan netizen mengaku khawatir oleh fenomena surutnya air laut.
Sebab, peristiwa itu kerap dikaitkan oleh pertanda datangnya tsunami maupun isyarat marabahaya lain yang berpotensi terjadi
"Perlu waspada ini, kemungkinan terjadi sesuatu," tulis pengguna akun @mu****zl.
"Tanpa disadari, awal tsunami terjadi seperti itu," timpal @an***di.
"Sepertinya itu tanda-tanda tsunami. Lebih baik menjauh dari sana dan pergi ke tempat yang lebih aman, jauh dari laut dan tempat yang lebih jauh. Jangan lupa berdoa, agar semuanya baik-baik saja, amin," sebut pemilik akun @mo****.
Namun, sebagian netizen menilai fenomena seperti itu wajar terjadi. "Lah emang gitu min. Kalau laut lepas biasanya pagi sampai siang kering. Sudah menjelang sore dikit naik lagi," jelas pemilik akun @el***mel
"Bukannya memang pasang surut ya laut," timpal @ste****.
Berdasarkan teori, peristiwa pasang surut air laut lebih disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor utama penyebab pasang surutnya air laut adalah gaya gravitasi bulan terhadap bumi dan rotasi bumi.
Ketika sisi bumi yang paling dekat dengan bulan mengalami tarikan gravitasi bulan yang paling kuat, maka akan menyebabkan air laut naik. Inilah yang dinamakan proses pasangnya air laut. Belum diketahui penyebab pasti surutnya air laut di Pantai Sampur Bangka tersebut.
(Rizka Diputra)