FIBROSIS paru merupakan kerusakan yang terjadi pada bagian paru-paru yang menyebabkan kesulitan untuk bernafas. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja untuk itu sebaiknya ketahui penyebab dan cara cara mencegahnya.
Kerusakan paru-paru ini terbentuk karena karena adanya luka pada jaringan parut. Jaringan ini juga akan menebal dan mempersulit jalannya pernapasan. Kantung udara yang terdapat di paru-paru umumnya tipis dan berenda. Namun pada fibrosis paru, jaringan tersebut menebal, parut dan kaku.
Karena terlalu kaku, ketika bernafas paru-paru sulit mengembang dan mengempis. Akibatnya penderita harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bernafas. Tak jarang penderita fibrosis paru mengalami sesak nafas.
Gejala fibrosis paru berbeda-beda setiap orang. Ada beberapa kasus yang lebih parah tetapi ada gejala bertahap sampai berbulan-bulan. Secara umum gejala fibros paru dapat diketahui dari nafas pendek hingga sesak nafas meski melakukan kegiatan ringan lalu, nyeri otot dan sendi serta batuk kering, penurunan berat badan yang tidak jelas.
Gejala stres belum muncul juga fibrosis semakin parah. Umumnya penyebab fibrosis paru juga diiringi dengan penyakit lainnya seperti autoimun yang meliputi lupus, sindrome sjogren, scleroderma dan rheumatoid arthritis.
Selain itu fibrosis paru juga bisa disebabkan karena bekerja ditempat yang terpapar asbes, batu bara, debu dan jamur. Berhenti merokok dan hindari juah-jauh orang yang sedang merokok, lalu menggunakan masker jika sedang berada di lokasi rawan virus, debu, asbes dan daerah poluta. Melakukan latihan pernapasan dengan rutin berolahraga serta melakukan vaksin.
Demikian informasi mengenai fibrosis paru. Segera hubungi dokter medis jika sewaktu-waktu sesak napas bertambah paras. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
(RIN)
(Rani Hardjanti)