PACET atau lintah, merupakan sejenis cacing yang umumnya ditemukan di tempat-tempat lembab seperti pegunungan, hutan serta sungai.
Hewan berlendir ini punya kemampuan menghisap darah pada manusia.
Ketika naik gunung, tak sedikit para pendaki yang mendadak juga tidak sadar ditempeli pacet.
Hewan ini akan menghisap darah, dengan cara menyedotnya melalui mulutnya.
Mulanya ukuran pacet ini sangat kecil dan tipis. Tapi setelah menghisap darah, ia akan berubah jadi besar.
Ukurannya bisa melebihi jempol orang dewasa, lho.
Lalu bagaimana caranya mengatasi gigitan pacet saat naik gunung? Berikut ulasannya seperti dihimpun dari berbagai sumber.
1. Krim anti nyamuk
Ketika sudah terlanjur digigit pacet, biasanya hewan ini sulit untuk dilepaskan, tidak akan berhenti sampai dirinya merasa benar-benar kenyang.
Oleh karena itu, oleskan krim anti nyamuk melingkari area kulit yang sedang digigit pacet. tunggu beberapa saat, maka pacet akan mudah terlepas.
2. Pakai api
Untuk melepaskan pacet selanjutnya adalah menggunakan api. Keluarkan korek api, lalu bakar ranting kecil yang ada di tanah.
Kemudian arahkan ke pacet yang sedang menghisap darah Anda. Arahkan lah secara perlahan, sampai pacet merasa kepanasan dan ia pun akan melepaskan gigitannya.
3. Menggunakan puntung rokok
Untuk melepaskan gigitan pacet, Anda bisa menggunakan puntung rokok. Jika salah seorang kawan pendaki membawa rokok, maka mintalah sedikit atau satu batang saja untuk diambil bubuk tembakaunya atau bisa juga puntung rokok.
Caranya, ambil bubuk tembakaunya, lalu taburkan ke pacet yang sedang menempel dan menghisap darah. Secara perlahan ia akan melepaskannya.
4. Sesuatu yang menyengat dan garam
Pacet akan menghindari sesuatu atau aroma yang menyengat. Misalnya saja minyak kayu putih, baundan sensasinya cukup panas.
Maka jika ada lintah yang sulit untuk dilepaskan, teteskan beberapa tetes minyak kayu putih ke atasnya. Maka pacet akan mudah terlepas.
(Kurniawati Hasjanah)