Penularan Cacar Monyet Karena Seks Sesama Jenis? Ini Kata Ahli

Syifa Fauziah, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2022 11:14 WIB
Cacar monyet merebak di sejumlah negara (Foto: CNA)
Share :

DI tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, kini Indonesia dihebohkan dengan muncul wabah baru yaitu cacar monyet. Bahkan sudah banyak negara yang melaporkan angka kasus positif hingga angka kematian akibat cacar monyet.

Penyakit yang disebabkan oleh virus cacar monyet ini ditularkan dari kontak erat yang intens dengan pasien cacar monyet.

 

"Penularan cacar monyet menurut WHO, yang pertama kontak erat baik kulit atau droplet, tapi beda sama Covid-19 yang lewat udara, berbicara dekat dengan pasien terinfeksi juga bisa membuat kita tertular," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Feni Fardilla, SpPD seperti dikutip dalam Live di Instagram Okezone.

Disebutkan juga bila cacar monyet ini bisa disebabkan oleh infeksi menular seksual dari hubungan sesama jenis. Namun menurut Dokter Feni hal itu masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut.

"Sebenarnya karena kontak erat, kasus pertama pada LSL (hubungan laki sesama laki), mereka bertemu, tapi jangan stigmatisasi perilakunya itu," jelasnya.

"Faktor risiko kemungkinan karena kontak erat tapi belum masuk kategori infeksi menular seksual," lanjutnya.

 BACA JUGA:Begini Rasanya Kena Covid-19, Cacar Monyet, dan HIV Sekaligus

Dokter Feni menyarankan untuk menghindari tertular, sebaiknya perlindungan diri lebih diperketat. Seperti menggunakan masker di dalam ruangan ber-AC, rajin mencuci tangan, pakai hand sanitizer, dan hindari kontak langsung dengan teman atau saudara yang habis bepergian ke luar negeri.

"Pastinya jangan panik, karena ini bukan kasus baru, walaupun di Indonesia masih baru," jelasnya.

Namun perlu diketahui, penderita cacar monyet tak selalu pelaku hubungan seksual laki sesama laki. Untuk  penularannya terjadi akibat kontak erat yang intens.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya