Kisah Gadis dengan Tangan Membengkak, Jadi Korban Komentar Jahat Netizen

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2022 18:00 WIB
Olivia Klopchin, (Foto: Jam Press Vid/ TikTok @oliviaklopchin_)
Share :

KOMENTAR negatif yang bisa menyakitkan hati memang gampang sekali ditemui di media sosial. Bahkan seringnya, komentar negatif tersebut datang dari orang-orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lain.

Inilah yang dirasakan Olivia Klopchin, gadis 18 tahun asal Springfield, Vermont. Olivia memiliki kondisi kesehatan khusus, lengan sebelah kanannya hadir dengan bentuk jauh lebih besar daripada tangan kirinya.

Lengan kanan yang membengkak tersebut karena Olivia memiliki kondisi yang dinamakan malformasi vaskular. Gadis cantik tersebut, didiagnosa mengalami malformasi vaskular sejak usia dua bulan, setelah ada memar di bagian dalam sikunya yang sudah muncul sejak ia lahir.

Olivia Klopchin, 18, dari Springfield, Vermont, didiagnosis dengan malformasi vaskular pada usia dua bulan setelah keluarganya melihat memar di bagian dalam sikunya yang telah ada sejak lahir. Kondisi ini disebabkan oleh perkembangan abnormal pembuluh darah, sehingga menyebabkan perubahan warna atau tonjolan di daerah yang terkena.

Seiring berjalannya waktu, seluruh tangan Olivia  dari atas hingga bawah menjadi membesar dengan warna kulit yang jadi sedikit berubah warna dan memar. Meski demikian, lengannya tersebut masih tetap berfungsi penuh sebagaimana mestinya.

(Jam Press Vid/ TikTok @oliviaklopchin)

Tidak merasa minder dengan kondisi dan bentuk tangannya, Olivia tetap secara rutin bermain sosial media TikTok dan mengunggah keseharian dan kondisi kesehatannya sebagai orang dengan malformasi vaskular. Mengutip NY Post, Kamis (21/7/2022) namun, sebagian netizen malah menyuruh Olivia untuk mengamputasi lengannya yang bengkak tersebut.

“Terlepas dari pikiranku, coba bayangkan mengamputasi tangan yang kamu gunakan dan bisa baik-baik saja,” tulis salah seorang netizen.

“Aku pribadi lebih baik pakai tangan prostetik palsu yang bagus, lalu aku dekorasi. Tapi ya, itu kalau aku,” tambah yang lain.

“Kamu terlihat lebih oke tanpa itu (lengan), “ komentar seorang netizen yang lain.

 BACA JUGA:7 Gejala Kanker Payudara yang Jarang Disadari, Gak Cuma Sakit saat Diraba!

BACA JUGA:5 Bahan Alami untuk Jaga Imunitas Tetap Kuat, Tak Mudah Jatuh Sakit!

Merespon komentar negatif netizen tersebut, dalam video yang sudah mendapat lebih dari 2,4 juta kali penayangan itu, Olivia dengan percaya diri tak mau menggubris komentar jahat orang asing tersebut, bahkan ia secara tegas mengatakan ia lebih memilih untuk meninggal dunia daripada harus dengan sengaja mengamputasi tangannya.

“Saya tidak bisa membiarkan komentar seseorang yang bahkan tidak saya kenal mengganggu diri saya,” tegas Olivia.

Olivia mengatakan, awalnya tidak berniat untuk membuat konten seputar kondisi lengannya. Tapi ia melihat, isu dan kondisi yang ia idap tidak pernah terlihat di dunia sosial media sebelumnya. Maka dari itu, Olivia berpikir dengan aktif menggunakan sosial media seperti TikTok, masyarakat jadi bisa lebih peduli dengan malformasi vascular seperti yang ia idap.

“Saya ingin orang-orang seperti saya bisa mendapat teman seperjuangan, ‘hei itu seseorang memiliki kondisi kesehatan sama seperti saya”, atau 'Hei, dia terlihat seperti saya,” tambahnya.

Sehari-hari, walau terkadang mengalami pembekuan darah yang menyakitkan. Olivia mengaku ia tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal, seperti remaja seusianya.

“Saya bisa berolahraga, bergaul dengan teman-teman, dan teman-teman saya akan mempertanyakan soal lengan ini. Tetapi saya selalu terbuka dan bersedia menjawab pertanyaan dari mereka. “Saya benar-benar bersyukur bahwa lengan saya tidak memberi saya kerugian apa pun dalam hidup,” tandas Olivia.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya