Ahli Epidemiologi Beberkan Karakter Varian BA.2.75, Salah Satunya 9 Kali Lipat Lebih Cepat Menyebar!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 18 Juli 2022 15:31 WIB
Ilustrasi Covid-19, (Foto: Freepik)
Share :

SUBVARIAN baru Omicron, BA.2.75 secara resmi diumumkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada hari ini, Senin (18/7/2022) sudah masuk ke Indonesia.

Menkes Budi melaporkan sudah ada tiga kasus BA.2.75 yang telah teridentifikasi di Indonesia.

"Satu kasus ada di Bali dan dua kasus lainnya ditemukan di DKI Jakarta," ujar Menkes Budi dalam Konferensi Pers Evaluasi PPKM di YouTube Sekretariat Negara, Senin (18/7/2022)

Pada kasus Bali, lanjut Menkes, itu didapati di kedatangan Luar Negeri. Sementara itu, dua kasus di DKI Jakarta kemungkinan besar transmisi lokal yang sekarang sedang diselidiki sumber utamanya.


(Foto: YouTube Sekretariat Negara)


Perlu diketahui, BA.2.75 ini pertama kali ditemukan di India. Hingga sekarang, kasusnya sudah menyebar di 15 negara, termasuk Indonesia.

Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan subvarian BA.2.75 ini punya karakter bisa menurunkan efikasi kekebalan tubuh. Ini jadi salah satu faktor yang cukup bisa mengancam masyarakat global.

"Subvarian BA.2.75 yang pertama kali teridentifikasi di India itu, punya karakter jumlah mutasi di spike-nya sangat tinggi dan kemungkinan menurunkan efikasi antibodi," papar Dicky, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, penularan BA.2.75 sangat efektif lewat udara dengan kecepatan sebaran yang luar biasa.

"Subvarian ini 9 kali lipat lebih cepat menyebar daripada BA.5," tegas Dicky.

Merujuk pada karakter subvarian BA.2.75 tersebut, Dicky mengimbau seluruh masyarakat untuk mengencangkan kembali protokol kesehatan, seperti patuh menggunakan masker.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum menerima vaksin booster, disegerakan untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lanjutan ketiga tersebut, supaya meminimalisir keparahan jika terinfeksi.

"Booster terbukti menurunkan risiko seseorang alami keparahan jika terinfeksi Covid-19," pungkas Dicky.

BACA JUGA:Serangan Varian BA.4 dan BA.5 Diprediksi Akhir Juli, Kemenkes Tambah 30% Tempat Tidur RS 

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya