PEDANGDUT Lucinta Luna diketahui baru saja menjalani tindak operasi tulang ekor. Operasi yang mungkin membuat sebagian masyarakat jadi bertanya-tanya, sebetulnya apa tujuan atau manfaat dari operasi tulang ekor itu sendiri.
Apakah memang untuk tujuan kesehatan, atau kah hanya alasan estetik semata. Pasalnya, operasi tulang ekor, biasanya memang dilakukan pada kasus khusus. Contohnya yang paling sering ditemui, pada seseorang yang jatuh akibat kecelakaan.
Selain itu, pengerjaan operasi tulang ekor ternyata bukan hanya pada kasus kecelakaan, tapi bisa juga pada orang-orang yang terlalu lama duduk.
Minim aktivitas dan terlalu lama duduk, memicu seseorang alami nyeri di tulang ekor dan jika kasus dibiarkan lama, akan berakibat fatal hingga memerlukan operasi tulang ekor.
"Jika nyeri akibat duduk lama tidak kunjung sembuh dalam dua minggu setelah minum obat pereda nyeri, maka Anda disarankan pergi ke dokter untuk mendapat penanganan lebih serius," mengutip laporan kesehatan yang tertera dalam laman Petshint, Selasa (12/7/2022).
Pada kasus tulang ekor retak, tindakan yang paling disarankan adalah operasi. Hal ini karena pembedahan dapat membantu tulang ekor kembali ke kondisi semula dan tumbuh di lokasi yang tepat. Lantas, bagaimana seseorang bisa tahu kalau tulang ekornya dalam kondisi masalah serius?
Salah gejala bisa jadi pertanda jelas, yakni ketika Anda mengalami kesulitan untuk duduk. Saat duduk, tulang ekor terasa sangat sakit karena ada tekanan tubuh yang terjadi.
Patut diperhatikan, jika rasa sakit atau nyeri sudah berlangsung lama dan tak kunjung membaik atau sembuh. Segera datangi rumah sakit untuk mendapat pertolongan lebih lanjut dari tenaga kesehatan profesional.
BACA JUGA:Lucinta Luna Operasi Tulang Ekor, Ini Bahayanya!
BACA JUGA:Kenali Efek Samping dan Risiko Operasi Pengecilan Jakun yang Dilakukan Lucinta Luna
(Rizky Pradita Ananda)