TERDAPAT 10 bandara yang sangat tidak disukai pilot dengan landasan pacu menantang maut. Hanya pilot tertentu dengan pengalaman terbang terbaik yang dapat mendaratkan burung besinya.
Bandara atau bandar udara merupakan salah satu infrastruktur penting dalam berdirinya suatu negara. Dengan adanya bandara kita sebagai masyarakat dapat bepergian ke berbagai wilayah dengan mudah dan cepat.
Setiap negara memiliki ciri khas bandaranya masing-masing. Ternyata dari sekian banyaknya bandara yang ada di dunia, ada beberapa bandara yang sangat tidak disukai pilot.
Berikut ini Okezone telah merangkum secara lengkap 10 bandara yang sangat tidak disukai pilot:
Bandara Internasional Malé - Maldives
Untuk mendaratkan pesawat di Maldives pilot akan mengerahkan segala kekuatannya. Pilot harus bisa mendaratkan pesawat di landasan yang hanya berada 2 meter di bawah permukaan laut. Jika salah dalam perhitungan, pilot akan mendarat burung besinya di Samudera Hindia.
Bandara Paro - Bhutan
Bandara Paro dikelilingi oleh puncak setinggi 5.486 sehingga sangat sulit untuk dilakukan pendaratan pesawat terlebih pada malam hari. Hingga kini pendaratan pesawat ke Bhutan hanya dilakukan pada siang hari.
Bandara Narsarsuaq - Narsarsuaq, Greenland
Bandara ini sangat sulit untuk dilalui pesawat sebab terapit Fjord Dan laut yang begitu luas. Selain itu landasan pacu pesawat hanya sebesar 1.800 meter saja dan sering kali diselimuti es.
Bandara Ronald Reagan - Washington DC, Amerika Serikat
Salah satu bandara yang ada di Amerika Serikat masuk ke dalam daftar bandara tak disukai pilot. Bagaimana tidak, bandara ini berbatasan langsung dengan zona terlarang. Saat menerbangkan pesawat, pilot harus menggunakan “visualisasi sungai” dengan menjauhi situs sensitif mulai dari Sungai Pentagon hingga bandara.
Bandara Internasional Wellington - Wellington, Selandia Baru
Pilot cukup kesulitan saat mendaratkan pesawatnya di bandara ini. Sebab, Bandara Internasional Wellington berada di dekat perairan, laut, pegunungan dan pinggiran kota sekaligus.
Bandara Kushok Bakula Rimpochee - Leh, Jammu dan Kashmir, India
Bandara Kushok Bakula Rimpochee berada di ketinggian 3.230 diatas permukaan laut. Dengan jarak yang begitu jauh pilot harus bertarung dengan angin saat hendak mendaratkan pesawat. Meski begitu bandara ini menjadi bandara terindah dan tertinggi di dunia.
Bandara Barra - Hebridean, Skotlandia
Tempat ini menjadi bandara satu-satunya yang mendapatkan izin untuk mendaratkan pesawat di pantai. Pantai tersebut bernama Pantai Traigh Mhor, landasan pacu yang pendek dan sering tertutup lautan saat air pasang menjadi tantangan tersendiri bagi pilot.
Tak hanya itu, landasan pacunya juga hanya ditandai dengan tiang-tiang kayu dengan lampu menyala sebagai acuan pilot untuk mendarat.
Bandara Lukla - Nepal
Selanjutnya ada Bandara Lukla di Nepal. Bandara ini menjadi gerbang menuju Gunung Everest dengan landasan pacu hanya sepanjang 487 meter saja. Di salah satu sisi bandara terdapat tembok gunung dengan jurang yang memiliki kedalaman 670 meter.
Bandara LaGuardia - New York, Amerika Serikat
Bandara LaGuardia menjadi salah satu bandara tersibuk di Amerika. Pilot harus mampu mendaratkan pesawat dalam beberapa menit saja.
Bandara Internasional Cristiano Ronaldo - Santa Cruz, Portugal
Menjadi bandara dengan julukan seperti nama pemain sepakbola, bandara ini sangat sulit untuk didarati oleh pesawat. Pilot harus memiliki kemampuan terbang yang baik, sebab bandara ini berdekatan dengan Samudra Atlantik. Tantangan yang harus dilalui seperti bebatuan dan angin kencang.
(Kurniawati Hasjanah)