SERANGAN hiu di salah satu pantai popular di Mesir menelan dua korban jiwa. Sebuah rekaman mengerikan muncul menunjukkan seorang wanita Austria berusia 68 tahun mati-matian berusaha berenang kembali ke dermaga setelah lengan dan kakinya tergigit hiu.
Ratusan turis melihat serangan pertama terhadap wanita Austria yang sedang snorkeling, mengenakan sirip ketika ia diserang di dalam air dan mengeluhkan tidak adanya penjaga pantai saat para perenang melarik
Seorang saksi mata dari Rusia mengatakan: “Saya melihat hiu tersebut memutar dan memelintir wanita di dalam air tapi saya tidak berhasil merekamnya," ujar saksi.
Sebelumnya ia menceritakan bagaimana ia melihat wanita itu melawan hiu dengan tangan pada awalnya, tetapi hiu itu menggigit kakinya terlebih dahulu, lalu tangannya, hingga akhirnya wanita ini ditemukan di sebuah karang. Korban diduga meninggal dalam perjalanan di mobil ambulans.
Dalam waktu yang tidak jauh dari serangan pertama, petugas berwenang mengakui adanya serangan hiu kedua di Laut Merah sekitar 650 kaki dari serangan fatal pertama.
Seorang turis yang sama mengunggah sebuah video yang menunjukkan lokasi serangan hiu yang kedua di sebuah laguna kecil.
Sembari menunjuk ke arah dermaga ia mengatakan; "Serangan yang saya lihat berada di sini dan tubuh wanita kedua ditarik keluar kira-kira di sini," ujarnya
Identitas kewarganegaraannya belum terungkap tetapi ia diyakini telah menginap di hotel bintang lima Premiere Le Reve khusus dewasa yang populer di kalangan turis Rusia. Pasca-insiden itu, pihak berwenang Mesir mengeluarkan larangan berenang di sekitar serangan hiu
Kementerian lingkungan mengumumkan hari ini bahwa kelompok ahli sedanng menyelldiki serangan yang dianggap jarang terjadi di daerah tersebut
“Kami meminta warga Rusia untuk tetap waspada saat berada di dalam air, dan secara ketat mengikuti larangan yang diberlakukan oleh otoritas Mesir untuk berenang, menyelam, dan memancing di laut lepas dan lepas pantai,” kata konsulat jenderal mereka di Hurghada kepada para turis.
(Rizka Diputra)