Imbas Masyarakat Mulai Tak Patuh Prokes, Angka Kasus Covid-19 Terus Naik

Kevi Laras, Jurnalis
Kamis 16 Juni 2022 17:48 WIB
Covid-19 (Foto: Freepik)
Share :

ANGKA Covid-19 terus mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Selama tiga hari berturut-turut angka kasus baru positif Covid-19, bahkan menembus di atas 500. 

Bahkan dari catatan data Kementerian Kesehatan RI, per Selasa 15 Juni lalu, angka positif terkonfirmasi bertambah hingga 1.242 kasus. 

Kepala Subbid Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan, kenaikan ini dilandasi oleh dua faktor. Pertama, faktor alami karena memang adanya perubahan varian virus.

"Setiap ada perubahan varian, mengakibatkan kejadian kenaikan kasus,” tutur Alexander dalam siaran acara “Awas, Omicron Kembali Mengintai Indonesia,” dikutip dari kanal YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (16/6/2022).

Faktor kedua, Alexander tak menampik saat ini masyarakat kebanyakan sudah mulai tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Dibarengi faktor lain, seperti pelonggaran protokol kesehatan di masyarakat, individu, keluarga, dan komunitas,” imbuhnya.

 

Dilihat lagi ke belakang, pada Januari hingga Maret 2021, Indonesia pernah berada di fase darurat ditandai angka kasus aktif meningkat 100 ribu hingga 175 ribu. Kemudian pada Mei, Juni dan Juli 2021, kasus aktif pernah menembus 550 ribu kasus.

Selanjutnya, Indonesia mulai masuk fase pengendalian pandemi sekitar September, Oktober, November 2021. Namun, pada 16 Desember 2021 kembali alami kenaikan kasus yang memuncak di Februari-Maret 2022, bersamaan dengan kemunculan Omicron dan subvarian BA.1 dan BA.2, BA.3.

Barulah sekitar April 2022, angka kasus mulai melandai karena imunitas kelompok yang sudah terbangun di masyarakat. Baik itu dari program vaksinasi nasional dan ditambah imunitas alami yang didapat dari infeksi.

"Baru pada April 2022, kita alami pelandaian karena penularan yang bisa ditanggulangi, tapi juga karena imunitas tubuh masyarakat sudah terbangun. Vaksinasi dosis lengkap sudah 80 persen dan sudah tercapai 54 juta orang di-booster," pungkas Alexander.

BACA JUGA:Menkes Budi: Puncak Kasus Varian BA.4 dan BA.5 Lebih Rendah Dibanding Omicron dan Delta

BACA JUGA:Jangan Panik, Varian BA.4 dan BA.5 Tidak Separah Delta dan Omicron

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya