INDONESIA mempunyai deretan kampung indah yang cocok dijadikan destinasi wisata. Apalagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), tengah gencar membangun desa (kampung) wisata, guna membangun kebangkitan masyarakat dalam memanfaatkan kearifan lokalnya. Misalnya, kampung pelangi bisa Anda masukan ke dalam list kunjungan wisata ketika liburan nanti.
Cukup banyak kampung pelangi yang bisa Anda singgahi. Bukan hanya sekadar unik dan indah saja, tapi Anda bisa menjelajahi setiap sudutnya karena terdapat beberapa spot Instagramable yang cocok untuk foto-foto.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut lima kampung pelangi di Indonesia yang dapat Anda kunjungi saat liburan lebaran nanti:
1. Kampung Pelangi Semarang
Semarang, Jawa Tengah memiliki kampung pelangi yang cukup ikonik. Berlokasi di Jalan DR. Sutomo Nomor 89, Randusari, Kota Semarang. Perkampungan tersebut memiliki bangunan warna-warni yang membuatnya terlihat cantik serta estetik. Maka tak heran jika ada wisatawan yang datang ke sini tidak pernah lepas dari kameranya.
Diresmikan pada 18 Mei 2017. Sebelum menjadi Kampung Pelangi, dulunya bernama Kampung Gunung Brintik yang kumuh. Namun, berkat inisiasi Hendrar Prihadi sebagai Wali Kota Semarang, dinding rumah warga telah di cat dengan warna pelangi dan dilengkapi hiasan mural serta lukisan tiga dimensi.
Salah satu lokasi ikoniknya adalah Jembatan Kampung Pelangi dengan kreativitas mural.
2. Kampung Pelangi Jodipan
Kampung jodipan berlokasi di kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Kampung pelangi warna warni ini terletak dibawah jembatan rel kereta api.
Dulunya Kampung Jodipan ini merupakan perkapmpungan yang kumuh. Bangunannya pun padat dan terlihat usang, sehingga terlihat seperti kampung biasa. Namun atas inisiatif sejumlah warga yang berjiwa kreatif, akhirnya seluruh rumah di sini dicat menggunakan 17 warna.
Warna-warna yang dipilih untuk mengecat bangunan di perkampungan satu ini adalah warna cerah. Sehingga yang tadinya terlihat kurang sedap dipandang, kini Kampung Jodipan menjadi salah satu destinasi wisata yang instagrmable.
3. Kampung Pelangi Ujung Nusantara
Ternyata di ujung Indonesia juga terdapat perkampungan warna-warni, lho. Kampung Pelangi Ujung Nusantara namanya, berlokasi di tepat bersandingan dengan pelabuhan CT-3 BPKS Sabang. Lokasi tempat berlangsungnya perhelatan Sail Sabang 2017.
Berada di atas bukit ratusan rumah warna-warni menghiasi panorama pagi itu. Menghadap ke arah laut lepas kampung pelangi kini menjadi spot wisata baru di Pulau Weh, Sabang, Provinsi Aceh.
Lokasi kampung ini cukup strategis, lokasinya tepat berada di sekitaran kota. Jadi memudahkan pengunjung untuk bepergian seperti ke pasar, kota Sabang, menikmati kuliner, dan beberapa tempat wisata di sekitaran kota.
Komando Distrik Militer 0112, Sabang menjadi pencetus inovasi di Kampung Pelangi, hal ini dilakukan dalam rangka ikut ambil adil menyukseskan event Sail Sabang. Kampung pelang terletak di Jurong Perikanan kampung Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, kota Sabang.
4. Kampung Pelangi Sega
Kampung pelangi satu ini berlokasi di Mendawai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dinamakan Kampung Pelangi Sega ternyata punya arti tersendiri, yaitu bermakna cantik atu indah. Maka penamaan itu ternyata sesuai dengan suasana perkapungan tersebut.
Awalnya Kampung Pelangi Sega adalah sebuah gang yang jalannya cukup besar. Di mana menguhugkan antara jalan raya dan Sungai Arut Pangkalan Bun. Dan kini disulap menjadi kampung warna warni yang cantik, dan menarik untuk Anda kunjungi.
5. Kampung Pelangi Teluk Seribu Balikpapan
Terakhir terdapat Kampung Pelangi Teluk Seribu Balikpapan. Di mana letaknya berada di sebuah gang kecil di jalan Persatuan, Manggar Baru, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Perkampungan warna warni ini tak kalah menarik dengan kampung lainnya, yang mana menawarkan keindahan estetik di setiap sudutnya.
Di kampung pelangi satu ini terdapat lukisan bertemakan tiga dimensi dengan berbagai bentuk. Misalnya, terowongan, gambar sayap malaikat, nuansa laut dan lainnya. Sehingga saat Anda berfoto di lukisan ini nampak seperti nyata.
(Kurniawati Hasjanah)