KASUS Covid-19 di Indonesia sempat membuat geger masyarakat, khususnya wanita karena khawatir bisa mempengaruhi siklus haid. Hal tersebut diluruskan oleh ahli kesehatan.
Ketua Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI) mengungkapkan perlu ada penelitian lebih lanjut atau riset, terkait vaksin Covid-19 akan mempengaruhi siklus haid wanita. Di mana siklus haid banyak faktor mempengaruhinya, seperti stres dan pola hidup kurang sehat mampu menjadi penyebab jadwal hadi jadi berantakan.
"Belum tentu jawabannya perlu penelitian lebih lanjut, bisa saja stres karena kondisi Covid-19. Sehingga harus ada riset atau penelitian terkait vaksin mempengaruhi siklus haid," ujar Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG(K) dalam Webinar 'peluncuran pedoman tatalaksana diagnosis klinis dan manajemen awal endometriosis untuk Asia dan Kampanye', Selasa (29/3/2022).
Lebih lanjut, Prof Hendy mengatakan, bila vaksin Covid-19 sangatlah bermanfaat di tengah pandemi. Jika dikaitkan dengan siklus haid, tentunya tidak bisa dibuktikan apabila belum ada penelitian.
Apalagi, ujar dia, wanita sangatlah sensitif sehingga mudah mengalami stres. Di mana stres merupakan salah satu faktor penyebab terganggunya siklus haid. Kemudian pola makan juga yang tidak beraturan atau sembarangan mampu mempengaruhi.
BACA JUGA:Pemerintah Minta Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin Covid-19 Agar Mudik Aman
"Jadi vaksin tidak secara langsung bisa mempengaruhi haid, sehingga banyak hal yang mempengaruhi siklus haid, bisa dari hal sederhana sampai hal paling serius," jelasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)