Dua Tahun Pandemi di Indonesia, Kebijakan Dinilai Efektif Atasi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 02 Maret 2022 10:34 WIB
Pandemi Covid-19 sudah berlangsung 2 tahun (Foto: Pixabay)
Share :

HARI ini, tepat dua tahun kita bersama-sama melawan pandemi Covid-19. Entah sampai kapan akan terus seperti ini, namun narasi optimisme menuju kondisi yang lebih baik terus digemakan beberapa pihak.

Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia pun menjadi soalan yang selalu dinilai para ahli dalam momentum tahunan pandemi Covid-19. Di tahun ini, pemerintah dianggap cukup berhasil mengatasi rintangan pandemi.

 

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban menyampaikan pesan di dua tahun pandemi Covid-19 di Indonesia bahwa kebijakan yang diambil pemerintah dinilai cukup efektif.

"Tepat dua tahun pandemi di Indonesia dan membuka mata kita bahwa ada sejumlah kebijakan yang efektif terhadap pandemi," kata Prof Beri, sapaan akrabnya, di Twitter, Rabu (2/3/2022).

Kebijakan yang dinilai efektif tersebut antara lain soal kontrol perbatasan, mobilitas manusia dibatasi, tes dan penelusuran diperbanyak, serta vaksinasi.

"Bismillah kita bisa melewati semua ini untuk menuju endemi," kata Prof Beri penuh optimis.

Bicara soal vaksinasi yang dipuji efektif oleh Prof Beri, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa per 1 Maret 2022 cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 190.976.872 (91,70%). Lalu, untuk penerima dosis kedua sudah di angka 144.505.941 (69,39%) dan vaksinasi booster sudah di angka 10.214.784 (4,90%).

Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman pun mengapresiasi vaksinasi di Indonesia yang begitu masif. Cakupan vaksinasi yang tinggi itu menjadi bukti nyata bahwa pemerintah sigap dalam memberikan perlindungan kesehatan untuk warganya.

Itu juga menjadi modal yang cukup baik Indonesia bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang sepertinya juga diprediksi belum bisa selesai dalam waktu dekat.

 BACA JUGA:Pemerintah Tidak Akan Tergesa-gesa Putuskan Status Pandemi Covid-19 ke Endemi

"Cakupan vaksinasi yang tinggi bukan hanya 'prestasi' pemerintah, tetapi juga karena masyarakat yang ikut berperan aktif dalam upaya melawan pandemi," ungkapnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya